Kabupaten Banjar
Sudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang makin luas menjadi fokus pembahasan Pemerintah Kabupaten Banjar pada Rapat Koordinasi (Rakor) Mingguan Pemerintah Kabupaten Banjar di Aula Barakat, Kantor Bupati Banjar, Martapura, Senin (12/10/2026) pagi.
Pemerintah Kabupaten Banjar menyiapkan 150 personel gabungan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan. Diketahui, sejauh ini dampak karhutla di Kabupaten Banjar mencapai 6.300 hektare dan kekeringan yang melanda puluhan desa di Kabupaten Banjar.
Rapat dipimpin Bupati Banjar H Saidi Mansyur, didampingi Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyi dan Sekda Banjar H Yudi Andrea.

Baca juga : Warga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
Kegiatan diikuti staf ahli, para asisten, seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta camat se-Kabupaten Banjar.
Dalam arahannya, Saidi meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar memaparkan perkembangan penanganan karhutla dan kekeringan.
Ia juga meminta para camat menyampaikan kondisi terkini serta upaya penanganan di wilayah masing-masing.
Saidi berharap penambahan personel diikuti koordinasi yang baik dengan para camat dan seluruh pihak terkait di wilayah masing-masing.

Baca juga : Penyusunan RDTR Dua Kawasan Strategis di Wilayah HSU
Ia meminta para camat segera melakukan konsolidasi agar penanganan bencana dapat berjalan terarah dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain membahas penanganan bencana, Saidi juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarsatuan kerja dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Ia berharap ego sektoral dapat dikurangi sehingga seluruh perangkat daerah mampu memperkuat kebersamaan dan bekerja secara maksimal dalam melayani masyarakat serta melaksanakan pembangunan Kabupaten Banjar.
Baca juga : Diklat BCKS Guru dari HSU Digelar Serentak Bersama Balangan dan Tapin
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha menjelaskan, berdasar data terbaru, karhutla telah berdampak pada 197 desa di 19 kecamatan, dengan luas lahan terbakar mencapai 6.300 hektare.
Sementara itu, kekeringan berdampak pada 72 desa di 16 kecamatan. Dalam kurun waktu sekitar tiga bulan, BPBD telah menyalurkan air bersih sebanyak 3.245.000 liter untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Wasis mengungkapkan, distribusi air bersih yang sebelumnya dapat dilakukan setiap empat hari sekali kini menjadi delapan hari sekali.
Baca juga : Nuriah dan Khotib Wakili Indonesia ke Sarawak dan Abu Dhabi, Ini Pesan Bupati Banjar
Kondisi tersebut dinilai memerlukan upaya penanganan yang lebih serius untuk mengantisipasi dampak kekeringan.
Berdasarkan hasil rapat bersama para pemangku kepentingan dan SKPD terkait, BPBD mengusulkan peningkatan status penanganan dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat.
Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengerahan sumber daya dalam menangani karhutla dan kekeringan.
Baca juga : Kades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla
“Status tanggap darurat direncanakan mulai 14 hingga 28 Oktober 2026 atau selama dua minggu. Rencana operasi dibagi menjadi dua klaster dengan pembiayaan melalui APBD,” jelas Wasis.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 150 personel gabungan akan dikerahkan. Personel tersebut terdiri atas Tim Reaksi Cepat (TRC), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), relawan, TNI/Polri, serta unsur lintas sektor lainnya. (kanalkalimantan.com/dkispbanjar)
Editor: Dhani
-
HEADLINE3 hari yang laluPipa Induk BPAM Banjarbakula Jebol, Krisis Air Ancam Banjarbaru-Martapura
-
PTAM INTAN BANJAR3 hari yang laluPipa BPAM Banjarbakula Bocor, PTAM Intan Banjar Optimalkan Air Irigasi Riam Kanan untuk Jaga Pasokan Air
-
HEADLINE2 hari yang laluPerbaikan Pipa Jebol BPAM Banjarbakula Ditarget Rampung 10 Hari
-
Olahraga3 hari yang laluOpen Drag Bike Bangkit 2026 di Amuntai Meriahkan HUT ke-81 TNI
-
Kabupaten Banjar3 hari yang lalu78 Peserta Ikuti Lomba Pertolongan Pertama PMR Tingkat Madya Se-Kabupaten Banjar
-
Olahraga3 hari yang laluIPSI Kalsel Gelar Pelatihan Sertifikasi Pelatih dan Wasit Juri



