Connect with us

Kota Banjarbaru

Wali Kota Lisa Halaby: Ketersedian “Piring Makan” Harus Terjaga

Diterbitkan

pada

Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Rabu (30/9/2026) siang. Foto: medcenbjb

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Rabu (30/9/2026) siang. Wali Kota Lisa ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan.

Sidak diawali dengan mengecek langsung aktivitas dan kehadiran pejabat di lingkungan DKP3 Banjarbaru. Wali Kota Lisa menanyakan keberadaan sejumlah kepala bidang (Kabid), termasuk memastikan pejabat yang tidak berada di kantor sedang menjalankan perjalanan dinas maupun tugas kedinasan lainnya.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas di lingkungan DKP3 Banjarbaru berjalan dengan baik, terlebih program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila, Sejarah dan Makna Peringatannya

Dari kantor DKP3 Banjarbaru, Wali Kota menyinggahi Kios Pangan DKP3 Banjarbaru. Di kios pangan, dia melihat langsung kondisi akses menuju kios untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan layanan maupun kebutuhan pangan.

Cek komoditas pangan yang tersedia. salah satunya beras lokal produksi Bangkal, Kecamatan Cempaka. Harga sejumlah kebutuhan pokok turut ditanyakan secara langsung, termasuk harga telur.

Kios Pangan DKP3 Banjarbaru merupakan bagian dari jaringan kios pangan sekaligus pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Banjarbaru. Keberadaannya menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca juga: Sepekan Cuaca Kalsel Cerah Berawan, Ada Potensi Hujan Ringan Lokal 

Tugas DKP3 Banjarbaru lebih luas, bukan hanya menyalurkan bantuan, tetapi ikut memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pangannya.

“DKP3 tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi turut menjaga piring makan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, menjaga “piring makan” masyarakat berarti memastikan pangan tersedia, harga tetap terjangkau, sekaligus memperkuat produksi pangan lokal. Karena itu, keberadaan petani lokal juga harus mendapat perhatian. Hasil pertanian masyarakat perlu diberi ruang untuk masuk dan dipasarkan, sehingga ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan bahan pangan, tetapi juga berdampak terhadap kesejahteraan petani.

Pesan tersebut menjadi penekanan bagi jajaran DKP3 Banjarbaru bekerja tidak hanya dari balik meja. Program pangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan memberi ruang bagi potensi pertanian lokal untuk berkembang. (Kanalkalimantan.com/kk)

Reporter: kk
Editor: bie


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca