Infografis Kanalkalimantan
17 September: Sejarah Lahir Hari Palang Merah Indonesia
KANALKALIMANTAN.COM – Tanggal 17 September diperingati sebagai Hari Palang Merah Indonesia (PMI). Tahun ini PMI merayakan HUT ke-81 tahun sejak didirikan pada 17 September 1945.
Berdirinya PMI berawal dari perintah untuk mendirikan organisasi Palang Merah Nasional oleh Presiden Soekarno pascaproklamasi.
Mengikuti arahan Presiden, Dr Buntaran, kala itu menjabat sebagai Menteri Kesehatan dalam kabinet pertama Indonesia, membentuk Panitia Lima pada 5 September 1945.
Baca juga : DPRD Barito Timur Studi Komparatif Transformasi Digital ke Diskominfosandi HSU
Panitia tersebut terdiri dari Dr R Mochtar (Ketua), Dr Bahder Djohan (Sekretaris), Dr Djuhana, Dr Marzuki, dan Dr Sitanala.
PMI akhirnya berhasil didirikan pada 17 September 1945 di bawah kepemimpinan Drs Mohammad Hatta. Tanggal ini kemudian digunakan sebagai peringatan Hari Palang Merah Indonesia.
Dalam ketentuan gerakan Palang Merah Internasional, setiap negara hanya memiliki satu perhimpunan Palang Merah nasional. Maka, pada 16 Januari 1950 pemerintah Belanda membubarkan NERKAI, organisasi palang merah miliknya yang berbasis di Indonesia.
Baca juga : Waket DPRD Kapuas Apresiasi Bantuan Sembako dan Masker di Kapuas Tengah
Selanjutnya aset NERKAI diserahkan kepada PMI. Penyerahan tersebut diwakili oleh Dr B Van Trich dari NERKAI dan Dr Bahder Djohan dari PMI.
PMI memulai kegiatan dengan memberikan bantuan kepada korban Perang Kemerdekaan Indonesia dan memulangkan tawanan perang Sekutu dan Jepang. Berkat upayanya, PMI menerima pengakuan internasional dari Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada 15 Juni 1950, dan menjadi anggota Palang Merah Internasional. (Kanalkalimantan.com/kk)
Editor: bie
-
Bisnis2 hari yang laluSejak Dini Siapkan Dana Pensiun, Bonus Saldo BRI DPLK Lewat BRImo
-
NASIONAL2 hari yang laluImpor Kapal Virgo Berusia 39 Tahun Diselidiki
-
HEADLINE3 hari yang lalu11 Sopir Korban Kapal Virgo Belum Ditemukan, Rekan Gelar Doa dan Tabur Bunga
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla 14 Hari Kedepan
-
HEADLINE1 hari yang laluLima Sekoci Kapal Virgo Transport 8 Terdampar di Pesisir Pantai Seruyan
-
HEADLINE2 hari yang laluMK Kabulkan Gugatan MBG Watch, Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN



