DPRD Kapuas
Fraksi-Fraksi DPRD Kapuas Meminta Penagihan Denda Keterlambatan Pekerjaan Rekanan
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Rapat Paripurna ke-3 masa persidangan II tahun sidang 2026 digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Jum’at (26/6/2026) siang.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kapuas Ardiansah didampingi Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes, dihadiri Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno, jajaran pemerintah daerah, kepala OPD, dan tamu undangan.
Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah, mengatakan agenda paripurna meliputi penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025.
Baca juga: Dua Pelajar Kapuas Raih Juara di Ajang Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Kalteng 2026
“Sekaligus penyampaian rekomendasi DPRD atas laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan RI tahun 2025,” jelasnya.
Dalam pemandangan umum, tujuh fraksi DPRD Kabupaten Kapuas menyatakan menerima dan menyetujui Raperda Pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2025, untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan bersama pemerintah daerah sesuai mekanisme dan tata tertib dewan.
Selain itu, fraksi-fraksi DPRD Kapuas menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI.
Baca juga: DPRD Kapuas Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Pertanggungjawaban APBD 2025
Rekomendasi tersebut diantaranya meminta pemerintah daerah menindaklanjuti penagihan denda keterlambatan pekerjaan kepada rekanan, memperketat evaluasi rekam jejak kontraktor dalam proses pengadaan, serta mempercepat penyelesaian seluruh temuan hasil pemeriksaan melalui Inspektorat dan OPD terkait.
“Persetujuan seluruh fraksi menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab,” katanya.
“DPRD berharap seluruh rekomendasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti, oleh pemerintah daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan, mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluWali Kota Banjarbaru Minta Layanan RSD Idaman Tanpa Diskriminasi
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluHari Asyura di Banjarbaru, 435 Anak Yatim Terima Bingkisan dan Santunan
-
HEADLINE2 hari yang laluKPK Geledah BPK Sumsel, Temukan Dokumen Manipulasi WTP Muara Enim
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluDua Pelajar Kapuas Raih Juara di Ajang Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Kalteng 2026
-
HEADLINE1 hari yang laluJanal Afnan Addani Terbaik Pertama Tahfiz 30 Juz Putera MTQN ke-37 Kalsel
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluPLN Perkuat Sinergi dengan Industri Strategis, Dukung Sistem Kelistrikan Kalimantan


