Connect with us

HEADLINE

Operasi KPK di HSU: Enam Orang Diterbangkan ke Jakarta

Diterbitkan

pada

Operasi senyap KPK di Kalsel membawa sejumlah orang diduga tiga diantaranya jaksa pada Kejari HSU. Foto: Suara Pembaruan/Ruht Semiono

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Ada enam orang yang diamankan lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari operasi senyap di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel) dikabarkan sudah dibawa ke Jakarta.

Mereka sempat menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK, dengan meminjam salah satu ruang di Mapolres HSU, pada Kamis (18/12/2025) siang hingga malam.

Jelang dini hari, tim KPK membawa enam orang yang terjaring operasi senyap ke Banjarbaru. Mereka menumpangi sejumlah mobil yang dikawal oleh Brimob.

Baca juga: Eksekusi Lahan di Jalan Aneka Tambang, David Pengestu: Masih Ada Gugatan

Informasi dihimpun, rombongan KPK bersama enam orang yang diduga terjaring oleh KPK menuju Banjarbaru untuk kemudian diterbangkan ke Jakarta.

“Sudah di bandara rombongan KPK,” ungkap salah satu sumber Kanalkalimantan.com, Jum’at (19/12/2025) pagi.

Dari enam orang yang terjaring operasi tangkap tangan KPK, tiga orang di antaranya diduga merupakan jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) HSU.

Rombongan kasus OTT KPK di HSU dikabarkan tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru pada pukul 04:00 Wita.

Baca juga: Jadwal Pengumuman UMP 2026 Resmi Pemerintah Tiap Provinsi, Simak Ketentuannya

Kabar yang diperoleh Kanalkalimantan, mereka para jaksa HSU dan Kepala SKPD ini diberangkatkan dengan menggunakan pesawat komersil tujuan Jakarta, Jumat (19/12/2025) pukul 06.00 Wita.

Informasi lain yang dihimpun menyebutkan, tim KPK mengamankan tiga jaksa yang menduduki jabatan struktural pada Kejari HSU.

Penindakan ini menambah daftar aparat penegak hukum yang terseret dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Operasi senyap KPK di Kalsel dibenarkan secara singkat oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Saat dikonfirmasi awak media terkait kebenaran OTT tersebut, Fitroh meminta bersabar menunggu perkembangan resmi. “Sabar,” ujar Fitroh Rohcahyanto, Kamis (18/12/2025) petang.

Baca juga: Wabup Banjar Hadiri Rakorwasda Provinsi Kalimantan Selatan

Setibanya di gedung KPK, para pihak yang diamankan akan menjalani pemeriksaan intensif untuk menentukan status hukum mereka dalam waktu 1×24 jam.

KPK sendiri masih menutup rapat informasi terkait konstruksi perkara. Belum ada penjelasan resmi apakah penindakan ini berkaitan dengan dugaan suap penanganan perkara, proyek tertentu, atau tindak pidana korupsi lainnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Hulu Sungai Utara Iptu Asep Hudzainur membenarkan adanya aktivitas pemeriksaan oleh KPK di Kabupaten HSU, Kamis (18/12/2025). Iptu Asep menyebut, KPK meminjam ruangan di Polres HSU, Kalimantan Selatan, untuk keperluan pemeriksaan. “Iya benar ada dari pihak KPK meminjam ruangan untuk keperluan pemeriksaan,” ujar Iptu Asep saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/2025) petang.

Baca juga: Tingkatkan Distribusi Air Bersih di Momen 5 Rajab, PTAM Intan Banjar Pasang Pompa Baru

Iptu Asep menegaskan pihak kepolisian tidak mengetahui secara pasti siapa saja yang diperiksa dalam kegiatan tersebut. Termasuk jumlah orang yang dibawa KPK belum diketahui secara rinci oleh Kepolisian Resor Hulu Sungai Utara. “Pemeriksaan tertutup, itu semua kewenangan KPK, kami tidak mengetahuinya,” jelas Iptu Asep. (Kanalkalimantan.com/bie)

Reporter: bie
Editor: kk


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca