Kabupaten Banjar
Rakhmat Dhany Tutup Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Martapura
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Peringatan Hari Santri Nasional 2025 tingkat Kabupaten Banjar se-Kalimantan Selatan resmi ditutup di Alun-alun Ratu Zalecha, Martapura, Senin (27/10/2025) malam.
Asisten Administrasi Umum Rakhmat Dhany yang mewakil bupati Banjar saat menutup kegiatanmenyampaikan rasa syukur, bahagia dan bangga atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Banjar.

Baca juga: Pesan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dari Kota Banjarbaru
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, khususnya panitia pelaksana, pengurus cabang NU beserta badan otonomnya, Muslimat NU, Fatayat, Ansor, IPNU, IPPNU, Banser serta Disbudporapar yang telah bekerja sama dengan sangat baik dan sukses,” ujar dia.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan pondok pesantren, santri, aparat keamanan dan masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Menurut dia, kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Santri Nasional tahun ini sangat bermanfaat.

Baca juga: Kasus Anak Tenggelam di The Breeze, Ini Penjelasan Kejari Banjarbaru
Santri, lanjutnya, tidak hanya ahli dalam bidang agama, tetapi juga kreatif, inovatif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Kita telah menyaksikan semangat luar biasa dari para santri yang menampilkan dedikasi, kedisiplinan dan keikhlasan dalam setiap ajang.
Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pesantren yang berakar pada kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat,” katanya.
Pemkab Banjar akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan pesantren, pemberdayaan santri, serta penguatan ekonomi berbasis umat.
“Kami percaya kolaborasi antara pemerintah, pesantren dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan dalam membangun daerah yang maju, mandiri dan agamis,” tutur dia.
Baca juga: Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Sinergisitas Kodim 1004

Dalam kesempatan tersebut, Tuan Guru Nouval Rasyad, Khatib PCNU Kabupaten Banjar, membacakan rekomendasi pernyataan ijazah Pondok Pesantren Salafiah yang ditujukan kepada Kementerian Agama dan Presiden RI.
Rekomendasi itu berisi usulan agar ijazah Pondok Pesantren Salafiah kajian Kitab Kuning dapat dihargai setara dengan ijazah pendidikan formal tanpa syarat tambahan.
Baca juga: Mengingat Kembali Sejarah Sumpah Pemuda 1928
Sebagai penutup, panitia juga menyerahkan piala dan hadiah kepada para pemenang dari berbagai lomba yang digelar selama kegiatan berlangsung. (Kanalkalimantan.com/dkispbanjar/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
-
HEADLINE3 hari yang laluJemaah Haul ke-6 Abah Haji Penuhi Jalan Masjid Jami Banjarmasin
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluBapokting Naik, Wakil Wali Kota Ananda: Jangan Sampai Panic Buying!
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSatlantas Polres HSU Bersama Ojol Mitra Tertib Berlalu Lintas
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluSatgas Saber Pangan HSU Turun ke Pasar Induk Amuntai
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBupati Banjar Ingatkan Kantor Desa Garda Terdepan Pelayanan dan Bebas Pungli
-
DPRD Kapuas3 hari yang laluTurun Rp59 Miliar, Komisi I DPRD Kapuas RDP Alokasi Dana Desa 2026


