UMKM
Berawal dari Iseng, Keripik Pisang Sale Karamel Tembus Negeri Sakura
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mada, seorang pelaku UMKM dari Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sukses memasarkan produk miliknya sampai ke Negeri Sakura.
Berawal pada tahun 2021 lalu tepatnya di masa akibat pandemi Covid-19. Mada yang pada saat itu berprofesi sebagai dosen di Uniska MAB merasa sangat bosan karena tidak bisa kemana-mana.
Alhasil, terpikir olehnya membuat keripik yang terbuat dari pisang awak dimana belum ada orang di Kalimantan Selatan yang membuat keripik dari jenis pisang murah tersebut.
Baca juga: Baca Al Qur’an Sambil Ngopi di Cafe Ka Haji, Pilihan Nongkrong Para Santri

“Berawal dari iseng karena ga ada kerjaan sekalian mengisi waktu, jadi coba saya kirimkan ke kawan-kawan ternyata banyak yang suka,” ujar Mada kepada Kanalkalimantan, Kamis (21/8/2025).
Di momen itulah, Mada bertekad mengembangkan produknya yang diberi nama Sale Pisang Karamel –keripik pisang yang rasa manisnya bukan dari gula melainkan karamel pisang awak.
“Pisang awak yang udah benar-benar masak kemudian diolah digoreng jadi karamelnya itu keluar, gak perlu pakai gula,” ungkapnya.
Baca juga: BMKG: Kalsel Masih Kemarau Hingga Oktober
Di samping kewajibannya dalam mengajar, Mada mulai meminta pendampingan kepada dinas-dinas terkait untuk mempromosikan produknya sampai akhirnya sukses bermitra dengan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalsel.
Dari kerja sama dengan BI Kalsel inilah, produk Sale Pisang Karamel miliknya semakin dikenal masyarakat luas. Keikutsertaannya dalam Expo UMKM yang digelar di Jakarta menarik minat chef asal Jepang untuk membawa produknya ke Negeri Sakura.
Baca juga: Simbol Kebanggaan HSU, Habib Syech Resmikan Tugu Sholawat Amuntai
Mada ingin melebarkan sayap dengan cara ekspansi pasar bukan hanya di tingkat nasional saja tapi bisa sampai internasional di sejumlah negara besar. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Rapat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kementerian PU
-
Bisnis2 hari yang laluCerahkan Petani Kalsel, Harga Karet Kering 100 Persen Tembus Rp44.467/Kg
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluTingkatkan Kapasitas Administrator SIPJAKI, Dinas PUPR Kalsel Gelar Pelatihan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Susun RPB Peta Risiko Ancaman Bencana
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Hadiri Milad ke-25 Ponpes Al Muhajirin Antang
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluRaker MD-AHK dan LPT-IK 2026, Ini Pesan Wabup Kapuas



