HEADLINE
Sengaja Bikin ‘Polisi Tidur’ di Jalan Kartika, Naik Motor Serasa ‘Berkuda’
Dampak Sosial Pembangunan Jembatan Km 35,1 Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Lalu lintas Jalan Kartika yang dijadikan jalur alternatif pengguna jalan dampak pembangunan Jembatan Sei Ulin, Jalan A Yani Kilometer 31,5 Banjarbaru tak luput dari keluhan warga.
Khusus bagi warga yang bermukim di Jalan Kartika, Kelurahan Loktabat Utara tersebut, dampak sosial lingkungan menjadi keluhan utama yang harus ditindaklanjuti pihak terkait. Mulai dari pelaksana proyek, Dinas Perhubungan maupun Satuan Lalu Lintas.
Seperti yang diungkapkan Mardian, paling tidak mereka yang berwenang dalam pelaksana pengerjaan jembatan dapat mencari solusi bagaimana mengurangi kemacetan.
“Saya pertanyakan dampak sosialnya. Saya berharap sekali, baik itu kepada pimpinan proyek ataupun Dishub atau Satuan Lalu Lintas bisa mengatur jalan kami yang terdampak di Jalan Kartika ini,” ujar Mardian, warga Jalan Kartika saat diwawancarai, Rabu (6/8/2025) siang.
Baca juga: BREAKING NEWS: Polres Banjarbaru Terbakar
Dia sebagai pemilik rumah yang berhadapan langsung dengan jalur alternatif tersebut, mengakui bahkan telah membangun ‘polisi tidur’ dengan ketinggian cukup ekstrem.
“Di depan rumah saya bangun portal yang begitu ekstrem. Padahal saya tahu secara aturan tidak boleh, baik aturan Dishub ataupun Lalin, karena itu bisa mencelakaan orang,” akunya.
“Tapi saya saking capek dan lelah sudah, kalau jam-jam sibuk pagi atau sore itu macetnya luar biasa,” tambah dia. Penghambat jalan alias ‘polisi tidur’ yang ia bangun itu pula besar harapan agar masyarakat yang berlalu lalang mengurangi kecepatan kendaraan, bahkan tidak menganggu kenyamanan kawasan tersebut.
“Saya punya harapan bagi masyarakat yang lewat Jalan Kartika itu mereka besok akan capek atau istilahnya tidak mau lagi lewat situ. Tapi saya yakin kalau ini tidak ditindaklanjuti pihak pekerja proyek ini pasti kemacetan ini tidak akan selesai,” tandasnya.
Baca juga: Program MBG Belum Merata di Banjarbaru, Deputi III Kemenko Polkam RI Turun Lapangan

Koordinator Lapangan Proyek Jembatan Sei Ulin, Bustanul Ariffin usai melakukan rapat bersama warga terdampak, Rabu (6/8/2025). Foto: wanda
Koordinator Lapangan Proyek Jembatan Sei Ulin, Bustanul Ariffin mengatakan, masalah dampak sosial lingkungan telah disepakati dengan dua penyelesaian oleh warga.
“Pertama Jalan Kartika dari usulan masyarakat dibuat jadi satu arah saja, tidak dua arah agar mengurangi beban lalu lintas,” ujar Bustanul Ariffin setelah melakukan rapat bersama warga terdampak, Rabu (6/8/2025) siang. “Kedua rencana kita tempatkan satu petugas menjaga di situ, jadi orang atau kendaraan tidak bisa seenaknya masuk,” tambahnya.
Dia menegaskan bahwa sejak awal pihaknya bersama Forum Lalu Lintas menjadikan Jalan Kartika ihanya dapat dilalui oleh warga lokal atau warga penghuni kawasan di situ saja.
“Pengguna jalan secara umum sudah disiapkan beberapa jalan alternatif cukup banyak, baik, dan luas. Seperti dari daerah arah Banjarmasin bisa melalui akses Jalan Bandara, Jalan Bina Putra atau Jalan Sapta Marga,” ungkap dia.
Baca juga: Nasib Toko Karpet Disangka Tutup, Minta Oprit Jembatan Diturunkan

Diakuinya sejumlah plang papan penanda dilarang lewat telah dipasang pemberitahu kepada pengguna jalan agar tidak melawati jalan permukiman tersebut.
Namun, nampaknya plang penanda tersebut hanya sebatas tulisan yang tak dihiraukan para pengguna jalan, terutama roda dua. Meski naik motor serasa berkuda karena sejumlah ‘Polisi Tidur’ sengaja dibikin warga Jalan Kartika. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 ASN Pemko Banjarbaru Isi Jabatan Fungsional yang Baru
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluAtasi Blank Spot, Pemkab HSU Pastikan BTS di Desa Bararawa Berfungsi
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluWalhi Kalsel Tantang Menteri LH yang Baru Akhiri Persoalan Lingkungan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluPATELKI HSU Gelar Baksos Periksa Kesehatan Pelajar
-
HEADLINE2 hari yang laluPemprov Kalsel Siapkan Komcad, Rekrut ASN dan Masyarakat Umum
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluMahasiswa Uniska Turun Tangani Gulma Susupan Gunung di HSU



