Kota Banjarbaru
Pengerjaan Trotoar Kemuning Dimulai, Ketua RT: Tak Ada Protes Warga
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pembangunan trotoar untuk penataan kawasan Jalan Kemuning Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru mulai memasuki masa pengerjaan lapangan.
Pantauan Kanalkalimantan.com, pengerjaan pembongkaran jalan lebih dulu dilakukan pada ruas sebelah kiri dari arah Jalan Ahmad Yani atau sebelah barat masuk wilayah Kelurahan Guntung Paikat.
“Kita mulai pengerjaan kalau dari Jalan Ahmad Yani itu sebelah kiri, dan di stasiun yang paling belakang atau stasiun 465,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR Banjarbaru, Adi Maulana.
Baca juga: Besok, Kloter 1 Jemaah Haji Tiba di Debarkasi Banjarmasin

Pembongkaran awal dilakukan pada pinggir jalan yang nantinya akan diisi dengan gorong-gorong beton bertulang.
Konsep finishing pada lantai trotoar disebutkan akan berbeda dengan trotoar yang ada di ruas Jalan Panglima Batur yang menggunakan batu alam andesit.
“Sedangkan untuk di Kemuning ini kita menggunakan beton stamp, dimana beton stamp itu pada saat pengecoran betonnya itu sudah mendekati keras, maka akan diberi cap dan diberi warna,” terang Adi Maulana.
Menurut Adi, jenis beton stamp meski harga yang terjangkau namun kekuatannya cukup baik dengan tidak harus mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk perawatan.
Baca juga: Satpol PP HSU Bongkar Bangunan di Jalan Bypass Panangkalaan-Bayur
“Kemudian kami melihat juga aktivitas masyarakat di sini tinggi menggunakan kendaraan untuk jual beli, dan wilayah banyak dilewati kendaraan berlalu lintas keluar masuk ke pertokoan di Kemuning, sehingga cocok jika dipilih beton stamp,” jelasnya.
Mengingat banyak pertokoan di ruas Jalan Kemuning itu, maka kata dia, warga sepakat untuk tidak menata trotoar tersebut dnegan kursi-kursi seperti di Jalan Panglima Batur.
“Sementara dari kesepatakan kami dengan warga tidak akan ada kursi-kursi karena warga juga akan memanfaatkan sebagian trotoar ini untuk berselisihan atau misal sekadar berbelanja parkir sebentar,” tuntasnya.
Sementara itu, Ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Guntung Paikat, Arif Maulana mengatakan pembangunan sampai saat ini berjalan dengan lancar. Ketua RT mengaku tidak ada protes dari warga, baik pengguna jalan maupun pemilik rumah yang halamannya terdampak pembangunan.
Baca juga: 80 Mobil Garuk Tanah Jajal Trek Jack’s Overland #2 Banjarbaru-Kiram
“Masih aman saja masih lancar, tidak ada warga yang protes,” ujar Arif Maulana kepada Kanalkalimantan.com.
Arif menjelaskan bahwa dalam rapat bersama beberapa pihak terkait, warga sempat menyampaikan penolakan karena trotoar itu sebelumnya dirancang dengan ukuran yang lebih tinggi.
“Kemudian warga menganggap itu akan menambah macet jalan, karena banyak pedagang, juga orang yang singgah, sehingga susah menggunakan bahu jalan kalau trotoarnya tinggi,” jelas dia.
“Tapi kemudian dari usulan itu, trotoar jadi dibuat lebih rendah dan landai, sehingga akhirnya warga setuju,” sambungnya.
Baca juga: Pataka Dipindahkan, Polda Kalsel Resmi Bermarkas di Banjarbaru
Di sisi lain dia berharap dengan dibangu trotoar ini dapat mengatasi kemacetan yang setiap hari terjadi di ruas Jalan Kemuning.(Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter : wanda
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Kedalaman 30 Meter
-
HEADLINE2 hari yang laluBMKG: DIY Terpanjang, Kalsel dan Kalteng 89 Hari Tanpa Hujan
-
Bisnis1 hari yang laluSejak Dini Siapkan Dana Pensiun, Bonus Saldo BRI DPLK Lewat BRImo
-
HEADLINE2 hari yang lalu11 Sopir Korban Kapal Virgo Belum Ditemukan, Rekan Gelar Doa dan Tabur Bunga
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla 14 Hari Kedepan
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluUpaya Bersama Mencegah Eskalasi Karhutla dan Menjaga Kamtibmas


