HEADLINE
Kawasan Monumen Legenda Pangeran Suryanata, Situs Geopark Meratus di Rute Selatan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Salah satu situs geologi Geopark Meratus diperkenalkan kepada khalayak luas.
Kali ini kawasan strategis geosite yang berada di Rute Selatan yakni kawasan sekitar Monumen Legenda Pangeran Suryanata diperkenalkan.
Monumen legenda terletak di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Baca juga: 12 Jam Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Dinas Pariwisata (Dispar) Kalsel melakukan sosialisasi geosite dengan menyasar sejumlah masyarakat sebagai bentuk pengembangan sadar wisata dan potensi destinasi wisata di sekitar geosite.
Perwakilan Dispar Kalsel Mugeni menyebutkan, pihaknya ingin meningkatkan pemahaman masyarakat sekitar geosite terhadap UNESCO Global Geopark (UGG).
“Situs Geopark Taman Bumi menjadi bagian pariwisata Kalsel hingga harus terus ditingkatkan sadar wisata bagi masyarakat di sekitar destinasi objek wisata yang memiliki sejarah geologi tersebut,” jelas Mugeni, dalam sosialisasi yang diadakan di Mess L Kota Banjarbaru, Kamis (19/10/2023).
Dirinya menjelaskan, peran serta masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sangat penting agar Geopark Meratus bisa diakui sebagai UGG.
Baca juga: Asimilasi Kerja Sosial Warga Binaan Lapas Kotabaru Dukung Kebersihan Lingkungan
“Mengingat geopark sendiri merupakan salah satu destinasi wisata yang berbasis masyarakat, kita terus memusatkan pelatihan di puluhan titik geosite melalui Pokdarwis,” jelasnya.
Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap Geopark Meratus dan UGG, diharapkan dapat meningkatkan pula persentase Geopark Meratus masuk dalam jajaran UGG.
Pihaknya berharap masyarakat maupun Pokdarwis dapat selalu menjaga kelestarian alam dan budaya yang ada di geosite tersebut.
“Semoga dalam penilaian yang dilakukan oleh UNESCO tahun depan Geopark Meratus mendapatkan hasil yang baik dan bisa masuk dalam jajaran UNESCO Global Geopark,” imbuh Mugeni.
Baca juga: 20 Oktober Hari Osteoporosis Sedunia
Kepala UPTD Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Ainun Jariah yang menjadi pemateri sosialisasi mengutarakan peningkatan kawasan geosite di sekitar Monumen Legenda Pangeran Suryanata dilakukan dalam meningkatkan peran masyarakat di sekitara geosite khususnya yang berada di rute Selatan dan Timur Geopark Meratus.
“Seperti pemulihan ekosistem dan pemberdayaan masyarakat sekitar Tahura yang masuk dalam geosite rute Selatan dan Timur, itu kita lakukan terus untuk melestarikan hutan,” sebut dia.
Pemberdayaan masyarakat juga tengah dilakukan pihaknya dengan menanam sejumlah tanaman Rehab DAS (Daerah Aliran Sungai) jenis produk hutan bukan kayu di sekitar Tahura Sultan Adam yang diharapkan dapat meningkatkan nilai perekonomian masyarakat sekitar.
“Selain itu kita juga melakukan pengembangan budidaya kopi Aranio yang juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kelestarian Taman Bumi atau geosite Geopark Meratus,” ucapnya.
Baca juga: Mahfud MD Soal Dinasti Politik: Cegah Pakai Apa? Bukan Hukum, Lewat Sanksi Sosial
Senada dengan Mugeni, dirinya berharap Geopark Meratus bisa lolos dalam penilaian yang akan dilakukan oleh Tim UGG tahun depan.
“Dengan keberhasilan itu otomatis menunjang pengembangan wisata di Tahura Sultan Adam, baik yang dikelola oleh pihak Tahura maupun yang dikelola oleh masyarakat,” tukasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter : wanda
Editor : bie
-
HEADLINE8 jam yang laluKapal Virgo Transport 8 Dibangun 1987, Baru Operasi 8 Juli Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
-
HEADLINE12 jam yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 243 Orang
-
Olahraga1 hari yang lalu1.200 Pelari Jajal Rute 5,3 Km Heritage Run 2026 di Banjarbaru
-
HEADLINE3 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
HEADLINE8 jam yang laluEnam Meninggal Dunia, 103 Orang Dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru


