Kanal
Ahli Waris Korban Setrum Haul Sekumpul Terima Santuan JKK-JHT
MARTAPURA, Ahli waris Almarhum Robiyanto (33), korban meninggal dunia tersengat aliran listrik saat Haul Abah Guru Sekumpul, akhirnya menerima santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Hari Tua (JHT) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sebesar Rp 67.871.800, Rabu (2/5).
Robiyanto warga Gang Garuda RT 003/ RW 002 Tanjung Rema Darat merupakan pegawai honorer Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Banjar, relawan Haul Abah Guru Sekumpul yang tewas tersengat aliran listrik saat membereskan jaringan radio orari di Posko 15 depan Kantor Disnakertrans Banjar, pada Selasa (27/3).
Solehah, istri Robiyanto sebagai ahli waris menerima santuan BPJS Ketenagakerjaan. Santunan diberikan pada saat acara kegiatan Hari Pendidikan Nasional.
Dian Zulfikar, Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin menjelaskan, almarhum merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka dari itu atas musibah yang menimpa almarhum ahli waris berhak menerima santunan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan.
“Walaupun almarhum baru ikut selama 15 hari, namun karena dia merupakan peserta dari BPJS Ketenagakerjaan, maka ahli warisnya berhak mendapatkan JKK dan JHT sebesar Rp 67.871.800, ini merupakan apresiasi kami kepada Pemkab Banjar yang telah memikirkan kesejahteraan para pekerja khususnya tenaga honorer di Kabupaten Banjar,†sebut Dian.
JKK dan JHT yang menyangkut kesejahteraan pekerja memang wajib diikuti oleh seluruh pekerja. Tidak luput pada tenaga honorer, pemerintah daerah wajib mengikutsertakaan tenaga honorer ke BPJS Ketenagakerjaan. “Mudah-mudahan yang kita berikan ini menjadi modal usaha buat ahliwarisnya ataupun untuk kehidupan lebih lanjutnya,†pungkasnya.
Sementara itu, Solehah istri almarhum tidak dapat berbicara banyak, lantaran terharu bercampur diselimuti duka atas kepergian suaminya. “Saya bingung mau bicara apa, saya ucapkan teimakasih atas santunan yang telah diberikan, santunan ini akan saya gunakan untuk keperluan sehari-hari dan untuk menghidupi dua anak saya,†ungkapnya. (rendy)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE3 hari yang lalu300 Pompa Tak Mampu Jinakkan Karhutla Kalsel
-
HEADLINE2 hari yang laluTemuan Sidak Ombudsman: Hunian Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
HEADLINE1 hari yang laluNapi Kakap di Lapas Cibinong Ada Sambo hingga Harvey Moeis
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPosko Induk Karhutla Kapuas Kedatangan Gubernur Kalteng
-
Kota Palangkaraya2 hari yang laluPembunuh IRT di Palangka Raya Ternyata Suami Sendiri
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluISPA di Kapuas Capai 2.465 Kasus, Kecamatan Selat Tertinggi


