HEADLINE
Berujung Minta Maaf, Lelaki Ini Ungkap Alasan Usir BPK saat Padamkan Api di Kampung Melayu Martapura
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Seorang lelaki yang viral akibat menghalang-halangi Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) memadamkam api digiring ke Mapolsek Martapura Timur, Jumat (2/6/2023) siang.
Kejadian bermula saat kobaran api mulai membakar sebuah rumah yang berada di tengah persawahan sekitar pukul 07.00 Wita.
Namun, saat barisan pemadam kebakaran berdatangan untuk memadamkan api, seorang lelaki tiba-tiba datang dengan membawa senjata tajam jenis parang.
Tanpa mengenakan baju alias telanjang dada, dia pun menghalau relawan BPK dengan acungan parang mengusir dari kobaran api yang sedang menyala hebat.
Baca juga: Kebakaran di Kampung Melayu Martapura: Lelaki Berparang Usir BPK, Selang Air Ditebas
Tak cukup sampai di situ, lelaki ini menebas selang milik BPK Pekauman Ulu (Palu) hingga terpotong. Alhasil dengan bantuan kepolisian, lelaki itu berhasil digiring ke Mapolsek Martapura Timur.
Di Mapolsek Martapura Timur, Syamsuri, warga RT 6 Kampung Melayu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar meminta maaf atas perbuatannya.
“Ulun Syamsuri warga RT 6, dengan ini ulun minta maaf kepada kekawanan BPK semuaan, terutama BPK Paakauman Ulu,” ucap Syamsuri, dalam video rekaman permintaan maaf.
Syamsuri mengatakan saat kejadian, dirinya tengah berada dalam pengaruh minuman beralkohol. Sehingga dia pun tak sadarkan diri saat melakukan hal yang berbahaya itu.
Baca juga: Soroti Longsor Jalan Nasional Km 171, Mana Suara Anggota DPR dan DPD RI Asal Kalsel!
“Karena pikiran ulun yang tidak stabil saat kejadian akibat miras dan ulun berjanji tidak mengulangi perbuatan itu,” imbuhnya.
Dirinya juga mengatakan akan mengganti kerugian yang dialami armada BPK Palu atas ulahnya tersebut.
Setelah bertemu Syamsuri, H Muhammad Luthfi, Ketua BPK Palu bersama dengan Pembakal Desa Kampung Melayu Asnan sepakat melakukan perdamaian.
“Setelah video di media sosial karena menghalagi BPK memadamkan api oleh warga dengan parang yang kemudian dipotongnya selang BPK, dengan ini menyatakan permasalahan tersebut sudah selesai dengan bantuan semua pihak, terutama pihak Polsek Martapura Timur,” ungkap H Muhammad Luthfi, Ketua BPK Palu.
Baca juga: Diduga Sakit, Lelaki Tunawisma di Banjarbaru Ditemukan Meninggal Dunia
Meski begitu, H Muhammad Luthfi yang memberikan keterangan terpisah mengaku menyayangkan kejadian ini dan berharap tidak ada lagi kejadian serupa.
“Semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan menjadi pembelajaran buat kita semua bahwa tugas BPK hanya untuk membantu masyarakat sesuai dengan slogan, Pantang Pulang Sebelum Padam,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter : wanda
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluKapal Virgo Transport 8 Dibangun 1987, Baru Operasi 8 Juli Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 243 Orang
-
HEADLINE3 hari yang laluEnam Meninggal Dunia, 103 Orang Dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPeduli Keselamatan Relawan Pemadam, Bupati Banjar Serahkan 350 Alat Pelindung Diri
-
HEADLINE2 hari yang laluMenhub: KNKT Investigasi Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8
-
HEADLINE3 hari yang laluCerita Ahmad Penumpang Selamat Kapal Virgo Transport 8: Miring Cepat Sebelum Tenggelam


