Kota Banjarbaru
Deadline Senin, Perabot Panti Asuhan Griya Yatim di Mentaos Mulai Diangkut
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Panti Asuhan Griya Yatim Dhuafa di Jalan Pangeran Suriansyah Ujung, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, mulai memindahkan barang-barangnya.
Pemindahan ini menyusul ilegalnya keberadaan panti asuhan ini dan pengelola panti asuhan. Dimana mereka juga kedapatan melakukan penganiayaan terhadap anak asuhnya.
Disamping itu, Kelurahan Mentaos memberikan tenggat waktu hingga Senin (16/1/2023) untuk pihak pengelola panti asuhan mengosongkan tempatnya.
Di depan panti itu masih membentang garis peringatan, yang dipasang oleh personel Satpol PP Banjarbaru beberapa hari lalu.
Baca juga : Polisi Tetapkan Tersangka Penganiaya Anak Yatim di Mentaos Banjarbaru
Anak sulung pengelola panti, A (20) mengaku sudah merapikan barang-barang itu sejak Kamis (12/1/2023) malam. Selanjutnya akan mereka bawa ke satu rumah kontrakan, yang ada di Jalan Trikora Banjarbaru.
Rumah kontrakan di Jalan Trikora itu ujarnya merupakan tempat tinggal teman orangtuanya.
“Ke rumah teman bapak di Jalan Trikora, sementara dibawa ke sana dulu,” katanya, Minggu (15/1/2023).
Dikatakannya, setelah rumah tersebut disegel, mereka perlahan mengemasi barang-barangnya, yang mana hingga hari Minggu ini sudah banyak barangnya yang dipindahkan.
Disebutkannya juga bahwa, rumah yang dijadikan panti asuhan ini merupakan rumah yang disewa dari seseorang hingga bulan Mei 2023 mendatang.
Baca juga : Pakai Knalpot Brong, Belasan Kendaran Diseret ke Mako Polsek Banjarbaru Utara
“Sudah dibayar kontrakan ini sampai Mei, tapi karena ada desakan dari pihak lain maka kami pindakan barang-barang,” jelasnya.
Sebelumnya pengelola panti asuhan Griya Yatim Dhuafa dilaporkan ke pihak berwajib karena dugaan penganiayaan terhadap anak asuh, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penutupan permanen terhadap panti asuhan ini oleh pihak kelurahan dan Satpol PP Banjarbaru.
Sedangkan untuk pengelola panti asuhan pasangan suami istri (Pasutri) SJ dan ET diamankan ke Mako Polres Banjarbaru guna penyidikan lebih lanjut. Kemudian, SJ sebagai bapak asuh anak yatim ini terbukti melakukan penganiyaan dengan dalih pembinaan. Namun, dengan cara berlebihan dan sekarang SJ sudah berada di Rutan Polres Banjarbaru.
“Ibu sekarang ada di rumah teman bapak, kondisinya Alhamdulillah sehat,” tuntasnya.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haul ke-6 Abah Haji Penuhi Jalan Masjid Jami Banjarmasin
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluBapokting Naik, Wakil Wali Kota Ananda: Jangan Sampai Panic Buying!
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSatlantas Polres HSU Bersama Ojol Mitra Tertib Berlalu Lintas
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSatgas Saber Pangan HSU Turun ke Pasar Induk Amuntai
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Banjar Ingatkan Kantor Desa Garda Terdepan Pelayanan dan Bebas Pungli
-
DPRD Kapuas3 hari yang laluTurun Rp59 Miliar, Komisi I DPRD Kapuas RDP Alokasi Dana Desa 2026


