Kabupaten Kotabaru
Budidaya Hidroponik Warga Binaan di Lapas Kotabaru
KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Upaya nyata meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Lembaga Permasyarakatan (Lapas), banyak cara yang telah dilaksanakan dan tujuannya tentu agar para warga binaan dapat diberikan pengetahuan dan edukasi yang baik dan nantinya dapat mandiri, serta memberikan dampak positif.
Seperti halnya para warga binaan yang ada di Lapas Kelas IIA Kotabaru, tergabung dalam program pembinaan kemandirian banyak menghasilkan sederet produk unggulan meubeler, telur asin, menjahit, sayuran hidroponik, batako, kain dan aneka tas sasirangan, handy craft, dan lainnya.
Kepada Kanalkalimantan.com, Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Yosef Benyamin Yembise menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pembinaan kemandirian seluruh warga binaan pemasyarakatan yang aktif terlibat memiliki kesempatan dan juga tanggung jawab dalam mengolah, serta menghasilkan produk bernilai ekonomis. Tujuannya adalah selain untuk bekal ketrampilan dan pengetahuan bagi narapidana namun juga sebagai pendongkrak Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Baca juga: Nekat Berulah di JPO Banjarbaru 2, Siap-siap Terpantau CCTV 24 Jam!
“Warga binaan juga mendapatkan hak premi dari hasil penjualan sesuai ketentuan. Premi yang diberikan agar dapat menambah kegairahan dan semangat dalam mengikuti program pembinaan di Lapas,” tutur Yosef, Kamis (12/1/2023).
Selain itu, katanya melanjutkan, pihaknya juga telah bekerjasama dengan salah satu perbankan dalam melaksanakan program Gerakan Narapidana Menabung (Gernabung) sebagai bentuk dukungan program Gerakan Pemberdayaan Narapidana (Gerdana).

“Tentu saya dan seluruh jajaran sangat bersyukur karena saat ini beberapa warga binaan sudah dapat menghasilkan uang sendiri yang dapat digunakan bagi dirinya sendiri dan keluarganya yang berada di luar Lapas,” tambahnya.
Lebih jauh dikatakannya, pogram Gerdana dan Gernabung akan akan menjadi program unggulan di tahun 2023 bekerjasama denga BRI cabang Kotabaru guna menciptakan manusia mandiri sesuai amanat UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
Baca juga: Bermodal Linggis ‘Masuki’ Rumah Kosong, Dua Pelaku Dibekuk Buser Polsek Cempaka
Rudi, salah satu warga binaan Lapas Kotabaru yang menjalani pidana atas kasus penyalahgunaan narkotika, kini mengisi masa pembinaan dalam Lapas lewat kegiatan kerja menanam hidroponik. Yang mana kesehariannya selalu berada di kebun pertanian bersama beberapa teman sesama napi yang kini ia bina terkait cara menanam sayuran secara hidroponik.
“Dari hasil bertanam hidroponik, saya bisa menabung bahkan dapat memberikan uang kepada kedua orangtua, dan itu pastinya sangat membanggakan,” ujarnya.
Dirinya sangat bersyukur karena telah mendapatkan bekal keterampilan serta bekal uang untuk nantinya dapat kembali ke tengah-tengah masyarakat, menjadi manusia baru dan mandiri dalam dunia usaha serta dapat turut serta dalam pembangunan.
“Terima kasih kepada pihak Lapas, khususnya Kalapas yang setiap hari terus memberikan semangat dan pengajaran kepada kami para warga binaan,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/muhammad)
Reporter : muhammad
Editor : kk
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluBapokting Naik, Wakil Wali Kota Ananda: Jangan Sampai Panic Buying!
-
HEADLINE1 hari yang laluJemaah Haul ke-6 Abah Haji Penuhi Jalan Masjid Jami Banjarmasin
-
Pemprov Kalsel3 hari yang laluGubernur Muhidin Ingatkan Dana Transfer Pusat Dimanfaatkan Optimal
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Resmikan Kantor Kelurahan Selat Hulu
-
Hukum3 hari yang laluKPK Dalami Hubungan Jabatan Kepala KPP Madya Banjarmasin di 12 Perusahaan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluSatlantas Polres HSU Bersama Ojol Mitra Tertib Berlalu Lintas


