DPRD Kota Palangka Raya
Wakil Ketua Komisi I DPRD Palangkaraya Minta Pemerintah Awasi Penjualan Elpiji Melon
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA – Kelangkaan gas elpiji melon akhir-akhir ini mendapat sorotan kalangan anggota DPRD Kota Palangkaraya. Dewan meminta pemerintah mengawasi penjualan dan penyaluran ke masyarakat agar tidak salah sasaran.
Wakil Ketua I DPRD Palangkaraya, Wahid Yusuf kembali menyoroti Harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji bersubsidi ini. Ia menilai gas melon itu, masih terlalu mahal untuk masyarakat, terutama yang berada di golongan menengah ke bawah.
“Saya minta agar harga gas elpiji 3 kilogram ini betul-betul diawasi. Jangan sampai ada pedagang yang menjual lebih dari HET yang telah ditentukan. Karena ini akan makin mempersulit masyarakat. Terutama saat ini harga sedang mengalami kenaikan,” katanya.
Baca juga : Dalam Dua Hari 3.000 Pohon Ditanam di Gunung Pamaton
Dia berharap Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk dapat melakukan pengawasan terhadap harga jual gas elpiji baik pada tingkat agen, pangkalan, ataupun pengecer. Pemerintah harus hadir di tengah kesulitan masyarakatnya saat ini.
“Jangan sampai ada masyarakat yang merasa tidak dilayani dengan baik. Kita harus sama-sama menjaga stabilitas pertumbuhan perekonomian,” ujarnya.
Baca juga : Najwa Shihab Kritik Sikap Hedon Polisi, Ada Istri Kapolres Pamer Naik Sepeda 300 Juta
Politisi Golkar itu mengingatkan pemerintah kota agar bergerak cepat melakukan penindakan terhadap oknum pelaku penimbunan gas elpiji bersubsidi. Pemko juga wajib menggencarkan operasi pasar gas elpiji bersubsidi.
“Pelaksanaan operasi pasar ini akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan gas elpiji bersubsidi. Karena salah satu faktor lonjakan harga adalah jalur distribusi yang panjang,” pungkasnya.(Kanalkalimantan.com/tri)
Reporter : tri
Editor : cell
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluIni Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluArti Warna Merah dalam Tradisi Imlek
-
HEADLINE2 hari yang laluMalam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluHilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat
-
Lifestyle2 hari yang laluIni Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026
-
HEADLINE2 hari yang lalu1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari

