ADV BARITO KUALA
Bupati Batola Buka penyusunan Pelatihan RPJMDesa
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN– Membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) tak perlu molok-molok, namun yang terpenting memberi manfaat besar bagi masyarakat. Begitu dikatakan Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS saat membuka Pelatihan Penyusunan RPJMDesa bagi para Kepala Desa (Kades) dan Perangkat Desa di Hotel Rodhita Banjarmasin, Jumat (02/10/2021) kemarin.
Bupati menyatakan, menyusun RPJMDesa harus sesuai visi misi dan berdasarkan pertimbangan manfaat yang lebih besar serta tidak hanya mengutamakan kepentingan pendukung, mengingat setelah dilantik seorang kades sudah menjadi milik semua masyarakat.
Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini menyarankan, dalam membuat RPJMDesa harus fokus terhadap yang lebih diprioritaskan, terutama yang berkaitan kepada kepentingan umum seperti pelayanan pendidikan, kesehatan dan lainnya.
Berdasarkan pengamatan, sebutnya, kebanyakan kades dalam penyusunan RPJMDesa lebih diarahkan kepada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Menurut Bupati, membuat program infrastruktur boleh saja sepanjang tidak terjadi tumpang tindih dan selaras dengan kebijakan pemkab.
Baca juga : Noormiliyani Pantau Seleksi CPNS Kabupaten Barito Kuala
Di kesempatan pelatihan yang juga dihadiri Kadis PMD Mochammad Aziz dan Camat Belawang Rusdiansyah ini, Bupati Hj Noormiliyani AS mengutarakan, selain program infrastruktur, desa juga bisa membuat program lain yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat seperti program bedah rumah atau program bedah kampung terintegrasi.
“Untuk program bedah rumah ini, jika setahun 4 rumah saja bisa dilaksanakan maka 6 tahun sudah 24 rumah yang diperbaiki, itu baru satu periode. Saya kira program seperti ini di samping sangat bermanfaat juga biayanya tidak mahal,” papar Bupati.
Terkait pelatihan penyusunan RPJMDesa, Noormiliyani menyambut baik pelatihan yang dilaksanakan. Mengingat amanah dan tugas kades memiliki tanggung jawab berat serta harus memahami aturan yang berlaku agar dalam pelaksanaan kegiatan tidak menyalahi ketentuan.
“Kami mengharap melalui pelatihan ini para kades dan perangkat desa benar-benar mengikuti kegiatan secara seksama agar materi yang diberikan bisa diserap dan dipahami sebagai bekal untuk menyelenggarakan pemerintahan desa akan mendapatkan pengawasan ketat bisa berjalan dengan baik dan benar,” pesan Bupati. (kanalkalimantan.com/rdy)
Reporter : rdy
Editor : kk
-
Budaya21 jam yang laluASKS XXIII 2026 di HSU Membangkit Sastra Banua di Negara Dipa
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluInovasi SI IDAMAN BERKAH Go International, Perawat RSD Idaman Tampil di Konferensi Keperawatan Internasional
-
Kabupaten Kapuas22 jam yang laluIkuti Verifikasi Lapangan KemenPPPA, Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Pembangunan Responsif Gender
-
Kabupaten Kapuas22 jam yang laluPemkab Kapuas Bantu Warga Pulau Kupang Penuhi Kebutuhan Air Bersih
-
Kabupaten Kapuas22 jam yang laluBupati Kapuas Resmikan Masjid Al Qayyum di Desa Rantau Jaya



