HEADLINE
HEBOH. Pria Tidak Dikenal Bagi-Bagikan Uang di Jalan Veteran Banjarmasin
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seorang pria tidak dikenal membagi-bagikan uang di pinggir Jalan Veteran, tepatnya di depan Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Senin (15/3/2021) pagi.
Dari pantauan kanalkalimantan.com, sekitar pukul 10.05 Wita, terlihat seorang pria yang tidak dikenal identitasnya, menggunakan baju putih dan celana pendek abu-abu, dan membawa seorang anak laki-laki, tengah membagi-bagikan uang kepada orang yang melintas di depannya.
Abdul Raji (40), salah satu pedagang yang ada di kawasan tersebut, kepada kanalkalimantan.com mengatakan, juga tidak mengenal siapa pria tersebut.
Baca juga: Sangkut di Tali, Satu Korban Kelotok Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan
“Ya untuk tujuannya membagi-bagikan tersebut, saya juga tidak tahu,” ujar pedagang sate tersebut.
Raji menambahkan, kalau kejadian ini adalah kali keduanya orang tersebut membagi-bagikan uang disini.
“Ya sebelumnya juga ada, kira-kira 2 bulan yang lalu lah, sama kaya seperti ini juga, bagi-bagi uang kepada orang, habis itu orang pergi entah ke mana,” tambah Raji.
Kegiatan pria tersebut, sempat memancing kerumunan massa dan membuat kemacetan dikawasan tersebut. Namun hal tersebut, tidak berlangsung lama, setelah pria tersebut pergi dari kerumunan massa dengan menggunakan sepeda motor, massa pun berangsur bubar dan jalanan pun kembali normal. (Kanalkalimantan/Tius)
Reporter: tius
Editor: cell
-
HEADLINE1 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE2 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
HEADLINE3 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluEnam Pj Kades di Kecamatan Mantangai Dilantik
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluUpayakan Kawasan Kubah yang Rapi dan Tertata, Pemkab Banjar Berdialog dengan Puluhan Pedagang


