HEADLINE
8 Desa Krisis Air Bersih, Sungai Riam Kanan ‘Berminyak’ Akibat Jutaan Bangkai Ikan
MARTAPURA, Kondisi sungai Riam Kanan di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, tercemar berat, akibat jutaan bangkai ikan yang dilarutkan ke aliran sungai berdampak pada warga 8 desa.
Camat Karang Intan Muhamad Ilmi mengatakan, hingga sekarang jumlah petambak yang terdampak di wilayah kecamatan ini sudah mencapai 8 desa, terdiri dari Desa Sungai Asam, Desa Sungai Alang, Desa Sunga Landas, Desa Penyambaran, Desa Lihung, Desa Karang Intan, Desa Mali-mali dan Desa Sungai Arpat.

Akibat matinya jutaan ikan keramba jala apung di Kecamatan Karang Intan, sungai Riam Kanan tercemar berat. Foto : rendy
“8 desa ini semuannya dilintasi sungai Riam Kanan, nah semua petambak di 8 desa itu terdampak, ribuan ton ikan mati dalam beberapa hari terakhir, puncaknya ya hari Kamis (17/10) kemarin,†akunya.
Baca: Bangkai Ikan Dibuang ke Sungai, Sungai Riam Kanan Berubah Pekat
Hingga sekarang pihaknya masih mendata berapa jumlah petambak dan jala yang terdampak. Sementara itu hingga sekarang sudah ada 2 desa yang sudah terdata yaitu Desa Sungai Asam dengan jumlah 50 petambak 409 jala apung dan Desa Sungai Alang yang memiliki 80 petambak dengan jumlah 34 keramba dan 250 jala apung.
“Jadi dalam beberapa hari ini kita baru dua desa yang terdata untuk jumlah petambak dan keramba beserta jalanya, sisanya kita prediksi hari senin ke 6 desa lainnya itu akan selesai didata semua,†ujarnya.
Baca: Kadar Oksigen dan PH Rendah, Ribuan Ton Ikan Karamba Mati di Sungai Riam Kanan
Sementara mengenai ribuan warganya yang sekarang krisis air bersih akibat sungai Riam Kanan yang tercemar, Ilmi mengatakan sudah berkoordinasi dengan BPBD Banjar. BPBD Banjar menyalurkan puluhan tandon dengan kapasitas 1.200 liter air bersih, dibagikan gratis kepada dua desa yang sudah meminta kiriman air bersih.
“Air yang berada di sungai ini memang sudah tersemar, bahkan seperti berminyak karena bangkai ribuan ikan ini. Jadi kita sudah menyalurkan air bersih sore ini tadi di Desa Penyambaran ada 8 tandon, dan Sungai Asam 14 tandon, sisanya akan kita salurkan bertahap, walau mereka tidak meminta pengajuan, namun akan kita cek lagi, dan tetap kita salurkan, siapa tahu mereka membutuhkan,†pungkasnya. (rendy)
Editor : Bie
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
HEADLINE1 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas15 jam yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
NASIONAL1 hari yang laluMenkomdigi di HPN: Pers Tak Boleh Kalahkan Kepercayaan Publik Demi Kecepatan dan Algoritma
-
Kabupaten Banjar17 jam yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara18 jam yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah




