Kabupaten Banjar
22 Sekolah se Kabupaten Banjar Turunkan Pesilat di Kejurda Pelajar 2025
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kabupaten Banjar bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banjar menggelar Kejuaraan Daerah (Kerjurda) tingkat Pelajar 2025 selama empat hari, Senin – Kamis, 15-18 September 2025.
Ketua Harian IPSI Kabupaten Banjar, Muhammad Rijani mengatakan, kejuaraan tingkat pelajar dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2025 serta menjaring atlet-atlet pencak silat berbakat Kabupaten Banjar untuk seleksi Popda.
IPSI Kabupaten Banjar di bawah kepemimpinan Ketua Umum Irwan Bora menyelenggarakan Kejurda Pelajar 2025 yang diikuti 22 perguruan dari 22 sekolah tingkat SMP dan SMA putra putri se-Kabupaten Banjar dengan batas kelahiran tahun 2009.
Baca juga: PLN UPT Palangkaraya Monitoring Program Mitigasi Karhutla di Jumpun Pambelom
“Dengan kejurda ini kita bisa memilih atlet-atlet terbaik yang diisi oleh juara satu dan dua untuk Popda 2026,” ujar Rijani, Ketua Panitia Kejurda 2025.
Pendamping peserta dari Perguruan Silat Naga Hijau, Tirta mengatakan, salah satu sekolah di Kabupaten Banjar bekerjasama dengan perguruan mempersiapkan Kejurda dan Popda ke depan.
“Sekolah memberi tempat seperti sarana dan prasarana sedangkan dari perguruan membantu dari segi pelatihnya,” kata Tirta. (Kanalkalimantan.com/ahmad mursyidi)
Reporter: ahmadmursyidi
Editor: bie
-
HEADLINE5 jam yang laluKapal Virgo Transport 8 Dibangun 1987, Baru Operasi 8 Juli Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
-
HEADLINE9 jam yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 240 Orang
-
Olahraga1 hari yang lalu1.200 Pelari Jajal Rute 5,3 Km Heritage Run 2026 di Banjarbaru
-
HEADLINE3 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa


