Kesehatan
Wow, Kalsel Persiapkan Rekor MURI Peningkatan Perbaikan Gizi Balita!
BANJARMASIN, Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tidak hanya menjadi ajang pembuktian sektor pertanian Kalsel saja. Tapi juga sektor kesehatanâ€â€khususnya terkait peningkatan gizi balita, kini juga bekerja ekstra untuk upaya pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI). Rekor bidang apa?
Ternyata, rekor yang disipakan Pemprov Kalsel melalui Dinas Kesehatan adalah di bidang perbaikan dan peningkatan gizi balita melalui program pemberian paket perbaikan gizi. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, Muslim mengatakan, pemberian paket perbaikan gizi tersebut, diharapkan akan menjadi salah satu agenda acara pelaksanaan Hari Pangan sedunia (HPPS) yang dilaksanakan di Desa Jejangkit Kabupaten Barito Kuala, Kalsel 2018.
Saat ini, pihaknya sedang berkoordinasi dengan panitia HPS untuk memecahkan Rekor MURI tersebut. “Kita ingin memecahkan Rekor MURI terkait jumlah penerima perbaikan gizi, tetapi ini masih rencana, kami masih berkoordinasi dengan pihak panitia HPS,†ujarnya.
HPS juga akan dimanfaatkan sebagai momentum peningkatan gizi masyarakat Kalsel, melalui berbagai kegiatan terkait program kesehatan. Sehingga nantinya HPS tidak hanya fokus terhadap optimasi lahan, tetapi juga momen upaya lebih meningkatkan gizi masyrakat tambahnya.
Salah satunya adalah memberikan paket makanan berasupan gizi untuk ibu hamil dan anak usia dua tahun yang layak dibantu. “Kita ingin menjadikan Hari Pangan Sedunia 2018 yang dipusatkan di Kalimantan Selatan, juga menjadi momentum peningkatan gizi masyarakat dengan sasaran ibu hamil mapun anak usia sampai dua tahun yang layak dibantu,” jelasnya.
Pentingnya penambahan asupan makanan yang mengandung nilai gizi, lebih berlaku pada saat seribu hari pertama kehidupan, yaitu mulai dari masa kehamilan sampai anak berumur 2 tahun. Rencananya, penyerahan paket perbaikan gizi tersebut, dilakukan pada saat puncak Hari Pangan Sedunia.
Di samping itu, untuk peningkatan atau perbaikan gizi, Dinkes juga bekerjasama dari seluruh pihak terkait, termasuk dari dinas pertanian, untuk mendukung ketahanan pangan. “Peringatan HPS 2018 tahun ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi baik untuk membangun generasi sehat dan berprestasi,†katanya.(ammar)
Editor:Cell
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluAksi Kamisan di Banjarmasin, Kasus Andrie Yunus: Teror Terhadap Pembela HAM
-
HEADLINE2 hari yang laluPemko Banjarbaru Alihkan CFD ke Jalan Panglima Batur, Dimulai 12 April
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBupati Bersama Alim Ulama dan Habaib Ikuti Haul Ke-88 Syekh Muhammad Kasyful Anwar
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluKemegahan Pembukaan MTQN ke-56 Kotabaru di Pulau Laut Selatan
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluMTQN ke-56 Kotabaru Resmi Dimulai, 498 Peserta Ikuti 17 Cabang Lomba
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluPelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu, Wali Kota Lisa Bersama Camat Lurah Bertemu Menteri LH RI





