Kabupaten Balangan
Workshop Kesehatan Remaja dan Pencegahan Pernikahan Dini
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A P2KB PMD) Kabupaten Balangan menggelar workshop kesehatan remaja dan pencegahan pernikahan dini.
Workshop yang digelar dua hari, Rabu-Kamis (26-27/11/2025) diikuti 120 peserta, terdiri atas kader BKR (Bina Keluarga Berencana), penyuluh KB, dan perwakilan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Sanggam.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Balangan, Munisih, menyampaikan kegiatan ini bertujuan menekan angka pernikahan usia dini sekaligus meningkatkan pemahaman kader mengenai isu kesehatan remaja.
Baca juga: Penanganan Rusak di Jalan Trikora Dibikin Drainase Crossing
Workshop yang didukung oleh dana Corporate Social Responsibiity (CSR) PT Adaro Indonesia tersebut juga membekali peserta materi tentang pencegahan perilaku berisiko pada remaja, seperti seks bebas, merokok, dan penyalahgunaan NAPZA.
Para kader nantinya akan meneruskan edukasi tersebut melalui kegiatan Posyandu Remaja di wilayah masing-masing.
“Melalui pembekalan ini, kader diharapkan dapat memberikan edukasi yang tepat kepada remaja agar terhindar dari perilaku berisiko dan mencegah terjadinya pernikahan dini,” ujarnya. (Kanalkalimantan.com/mcbalangan)
Reporter: mcbalangan
Editor: kk
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDapat Banpres untuk Karhutla, Bupati Banjar Pastikan Kawal Penyaluran Agar Tepat Sasaran
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSekda Banjar Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri
-
Hukum3 hari yang laluKasus Utang Piutang Berakhir Nyawa di Telaga Hanyar Terungkap, AS Diringkus Polres HSU
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Gelar Bimtek Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah dan Kota
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluHari Santri 2026, 54 Perwakilan Ponpes di Kalsel Ikuti Kegiatan di Martapura
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluApel Hari Santri 2026, Pemkab HSU Tegaskan Dukungan Penuh ke Pondok Pesantren



