Kota Palangkaraya
Wali Kota Nadjmi Wafat, Wali Kota Palangka Raya Kehilangan Sosok Pengayom
KANALKALIMANTAN.COM. PALANGKA RAYA – Berpulangnya Wali Kota Banjarbaru menjadi duka mendalam bagi masyarakat, serta sejawatnya. Termasuk bagi Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Bagi Fairid, almarhum merupakan sosok pengayom dan baik hati.
“Yang pasti beliau sering mendoakan saya. Terakhir pas ultah tahun kemarin, beliau datang langsung,” kata Fairid kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (11/8).
Bahkan menurut Fairid, almarhum Nadjmi juga sering memberi semangat kepada pemimpin muda lainnya. Selain itu, almarhum termasuk kepala daerah yang visioner. Kinerjanya pun tidak perlu diragukan lagi oleh masyarakat.
“Saya tidak menyangka secepat ini. Bulan Agustus tahun lalu mampir memberikan ucapan ultah saya. Tahun ini bulan Agustus ternyata beliau sudah berpulang,” ujarnya.
Meninggalnya Nadjmi karena Covid-19, hendaknya menjadikan pelajaran bagi semua orang tidak memandang enteng virus ini. Apalagi Fairid sendiri juga pernah terpapar virus yang berasal dari Wuhan.
“Mudah-mudahan ini jadi pembelajaran kita semua bahwa bahayanya Covid ini, dan Covid ini ada. Maka dari itu bagaimana mencegahnya?” imbuhnya.
Untuk bisa mencegahnya, hanya dari diri sendiri, dengan selalu mengutamakan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari. Kemudian jangan takut memeriksakan diri, apabila terjadi gejala seperti terkena Covid-19. (Kanalkalimantan.com/tri)
Editor : Cell
-
HEADLINE3 jam yang laluKapal Virgo Transport 8 Dibangun 1987, Baru Operasi 8 Juli Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
-
HEADLINE7 jam yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 240 Orang
-
Olahraga1 hari yang lalu1.200 Pelari Jajal Rute 5,3 Km Heritage Run 2026 di Banjarbaru
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa


