Kabupaten Balangan
Upaya Puskesmas Halong Tingkatkan Vaksinasi kepada Anak
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Halong terus berupaya meningkatkan vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6-11 tahun
Hal tersebut dilakukan melalui pemberdayaan guru dan orangtua di setiap sekolah-sekolah di Kecamatan Halong.
Pemberian vaksinasi dosis kedua bagi anak-anak usia 6-11 tahun, Puskesmas Rawat Inap Halong bekerja sama dengan sekolah-sekolah setempat.
Kepala Puskesmas Rawat Inap Halong dr Suminto Sastro Utomo mengatakan, guru-guru diidentifikasi sebagai agen perubahan kunci yang membantu memotivasi dan memberikan informasi kepada orangtua dan pelajar tentang keamanan dan pentingnya vaksinasi.
“Keterlibatan guru sebagai penyampai informasi yang terpercaya dapat membantu mengatasi kekhawatiran dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi untuk melindungi anak-anak kita,” ujar dr Suminto, Rabu (21/2/2024).
Bagi dr Suminto, pemberdayaan orangtua juga menjadi fokus utama, dalam penyediaan informasi terkini dan jelas tentang proses vaksinasi serta manfaatnya.
“Dengan kolaborasi yang solid antara sekolah, Puskesmas, guru, dan orangtua, diharapkan tingkat partisipasi vaksinasi dapat mencapai target yang diinginkan,” harapnya.
Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, memberikan apresiasinya terhadap upaya bersama dalam melindungi generasi muda dari potensi risiko Covid-19.
Dengan strategi pemberdayaan, diharapkan Kabupaten Balangan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 pada anak-anak, sehingga masyarakat dapat kembali ke kehidupan normal dengan lebih aman dan terlindungi. (Kanalkalimantan.com/mcbalangan)
Editor: kk
-
HEADLINE3 hari yang laluPTAM Intan Banjar-BPAM Banjarbakula Olah Air Baku Irigasi Riam Kanan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan
-
HEADLINE2 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla



