Connect with us

Kalimantan Selatan

Upaya Menekan Inflasi Daerah Lewat GPM di Kios Pangan DPKP Kalsel

Diterbitkan

pada

Warga antusias datangi stand dagangan Gerakan Pangan Murah di Kios Pangan DPKP Kalsel yang berlangsung, Kamis dan Jumat, 20-21 November 2025. Foto: wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Di tengah harga kebutuhan pokok terus naik, Gerakan Pangan Murah (GPM) oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan hadir menawarkan harga pangan murah di bawah pasaran.

GPM kali ini digelar dalam rangka stabilisasi pasokan harga pangan dan jelang hari besar keagamaan di Kios Pangan DPKP Kalsel, 20-21 November 2025.

Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan DPKP Kalsel, Saptono, partisipasi mereka dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Baca juga: BPJS Kesehatan Lakukan Rekredensialing di RSUD Kapuas

Kabid Ketahanan Pangan DPKP Kalsel, Saptono. Foto: wanda

“Kegiatan ini disupport oleh Kepala Dinas dan ini merupakan arahan dari Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda agar membantu masyarakat di dalam memberikan harga pangan yang murah,” ujar Kabid Ketahanan Pangan DPKP Kalsel, Saptono saat diwawancarai, Jumat (21/11/2025) pagi.

Dalam GPM di Kios Pangan DPKP Kalsel berbagai komoditas dijual dengan harga di bawah pasar di antaranya bawang merah, bawang putih, sayur, beras SPHP dari Bulog.

Baca juga: DPP Gerdayak Indonesia Kalsel Miliki Pemimpin Baru

“Kemudian juga ada telur ayam ras dan daging ayam ras, dua komoditi ini merupakan komoditi yang mempunyai andil di dalam inflasi kita di dua bulan terakhir ini ya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan dalam dua bulan terakhir inflasi Kalsel tercatat tinggi di atas nasional.

Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah khususnya tim pengendali inflasi untuk dapat menjaga harga bahan pokok dan pangan untuk masyarakat.

Baca juga: Bupati Wiyatno Tinjau Rehabilitasi Fisik RSUD Kapuas

“Harapannya dengan kegiatan ini tentunya masyarakat bisa membeli komoditi yang kami sediakan
dengan harga di bawah pasar ya, dan mudah-mudahan kegiatan seperti ini akan terus bisa kita laksanakan agar tentunya masyarakat semuanya bisa menikmati dengan apa yang sudah kita sediakan,” harap dia.

Di samping itu, dengan ada pasar murah ini bisa
sekaligus membantu masyarakat dalam menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Biasanya pada saat momen 5 Rajab harga bahan pokok akan naik, kita laksanakan GPM selama dua hari. Nantinya kita masih punya jadwal untuk melaksanakan GPM berikutnya, mungkin tidak di sini, tetapi di tempat lain yang harapannya tentunya juga bisa langsung dinikmati oleh masyarakat,” tutup Saptono. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca