Kanal
Tujuh Pedagang Buah Digaruk Satpol PP Kotabaru
KOTABARU, Sebanyak tujuh pedagang buah yang mangkal di trotoar di garuk tim Satpol PP Kotabaru. Penertiban tersebut karena banyaknya laporan warga yang terganggu dengan aktifitas mereka di atas trotoar yang menjadi tempat bagi pejalan kaki.
Penertiban yang dilakukan di kawasan jalan Veteran dan H Hasan Basri terhadap pedagang buah menggunakan mobil bak jenis pick up.  Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotabaru H Adi Sutomo mengatakan, sebelumnya telah ada keluhan warga terhadap aktifitas pedagang yang mengganggu. “Anggota Satpol PP yang diturunkan sebanyak 1 tim 24 orang,†tuturnya.
Adi mengatakan, pihaknya sama sekali tidak melarang berjualan untuk mencari rezeki. Namun diharapkan bisa tertib, jangan menggangu ketertiban umum. Kini, tujuh pedagang buah tersebut diarahkan ke lokasi lain seperti di depan kawasan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotabaru dan jejeran sekitarnya.
“Mereka harus tahu aturan, mereka boleh berjualan diatas lokasi tersebut mulai pukul 17.00 wita hingga malam, kalau mulai pagi sampai pukul 16.00 wita diharapkan jangan dahulu karena merupakan jam padat dan dapat mengganggu,†tambahnya.
Perpindahan pedagang buah tersebut masih akan dimonitor dan apabila ternyata masih melanggar, maka sanksi yang dikenakan bisa mengamankan lapak jualannya. “Mudah-mudahan saja mereka bisa mengerti aturan itu karena untuk kebaikan bersama, dan  Satpol PP khusus menangani PKL, sementara untuk mobil jualannya akan ditangani oleh jajaran Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Lalu Lintas Kotabaru,†jelasnya.
Salah seorang warga Desa Semayap menilai, memang seharusnya ada penertiban yang dilakukan karena aktifitas pedagang di atas trotoar bukan hanya mengambil hak pejalan kaki namun juga dapat menggangu arus lalu lintas.
“Yang namanya mencari rezeki apalagi itu halal tentunya baik. Hanya saja, kita juga mesti menyadari aturan jangan sampai lapak jualan yang digelar justru dapat mengganggu orang yang lewat serta harus mentaati aturan yang sudah dibuat sedemikian rupa untuk kebersamaan dan kebaikan,†ungkap Rahman.***
-
HEADLINE2 hari yang laluRudy Ariffin Gubernur Kalsel 2005-2010 dan 2010-2015 Wafat
-
HEADLINE1 hari yang laluTiga Dekade Menanti Rumah Ibadah GBI Kemah Kesaksian Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluBPBD Kalsel: 2.586 Kejadian Karhutla, Luas Terbakar 16.539,65 Hektare
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluData BPBD Kabupaten Banjar 1.192 Hektare Lahan Terdampak Karhutla
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluLantik 23 Pembakal, Bupati Banjar Minta Pembakal Rangkul Semua Pihak
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPerbaiki Atap Bangunan, Seorang Pekerja di Sungai Sipai Tersetrum


