Kabupaten Banjar
Tilawah Anak-Anak dan Remaja, Kafilah Bengkulu Ngaku Nervous Saat Tampil
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Cabang Tilawah Anak-anak dan Remaja, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingakat Nasional ke XXIX Tahun 2022 memasuki hari kedua. Setiap harinya 17 qori dan qoriah unjuk kemampuannya di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Jumat (14/10/2022).
“Alhamdulillah venue Astaka Utama memasuki hari kedua ini berjalan lancar,” ujarnya Ketua Penanggung Jawab Cabang Lomba Tilawah Anak dan Remaja, Ahmad Sya’rani, di lokasi venue lomba.
Untuk Tilawah Anak dilaksanakan dari pukul 08.00 – 12.00 Wita, sedangkan untuk Tilawah Remaja dilaksanakan dari pukul 13.00 – 17.00 Wita.
“Setiap kategori itu ada 17 qori dan qoriah, jadi bisa 8 qori dan 9 qoriah maupun sebaliknya,” rincinya.

Baca juga : Bupati Zairullah Kembali Gelar Majelis Lailatul Jumat Pasca Terpilih sebagai Ketum LKSA-PSAA
Ia mengaku kelancaran ini tidak terlepas dari koordinasi yang terus dilakukannya bersama dengan panitia dan tim teknisi yang bertugas di venue ini.
“Kita biasanya selesai acara langsung evaluasi, jadi semua kebutuhan teknis seperyi sound, layar digital, maupun media digital disini tidak pernah terjadi kendala,” akunya
Pada cabang Tilawah Anak-Anak dan Remaja ini menggunakan sistem poin yang berlangsung mulai 13 hingga 17 Oktober 2022. Yang mana pada cabang ini diikuti oleh seluruh provinsi di Indonesia.
“Jadi ini masih proses penyisihan sampai dengan hari Minggu nanti (16/10/2022), untuk finalnya di hari Senin (17/10/2022),” terangnya.
Baca juga : Kafilah Kalsel Bacakan Surah An Nur Ayat 21 di Cabang Tilawah Golongan Remaja
Meski lokasi venue tergolong jauh dari pusat keramaian, namun Ia mengaku, hal itu tidak menyurutkam antusias para kafilah maupun pendamping untuk tetap memeriahkan lokasi yang bersebelahan dengan venue utama ini.
“Menurut mereka (lokasi venue) agak jauh, tapi kita nikmati kita berikan suasana kondusif, dan kelihatannya sepi penonton, karena setelah tampil para pendamping kontingen biasanya langsung melihat-lihat suasana di Kiram ini,” tuntasnya.
Sementara itu, Kafilah Asal Bengkulu yang merupakan peserta lomba Cabang Tilawah Golongan Remaja, Muhammad Nadian Oky Saputra mengaku sangat deg-degan ketika tampil.
“Iya sangat nervous, bismillah saja bisa,” ujarnya.
Ia berkata tidak menargetkan juara, namun dirinya optimis bisa masuk 10 besar. Dalam persiapan dirinya sudah menyiapkan selama 3 bulan terakhir.
Baca juga : Meriahkan MTQ Nasional XXIX, Dinas PUPR Kalsel Siapkan Hadiah di Stand Expo
“Persiapannya latihan rutin seminggu 2 kali, mengatur pola makan sebagai persiapan jelang tampil MTQ ini,” akunya.
Dilanjutkannya, dirinya sudah dari umur 13 tahun mengikuti berbagai lomba di MTQ, mulai tilawah dan syarhil Qur’an.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
-
Bisnis3 hari yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluCekcok Berakhir Maut di Gang Seroja, Dua Pelaku Diringkus
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Gelar Rapat Penanganan Sengketa Tanah
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
HEADLINE2 hari yang laluPascakebakaran Ujung Murung, Wali Kota Banjarmasin Pastikan Pasar Ditata Ulang
-
Kota Banjarmasin1 hari yang lalu86 Persen Kursi Mudik Gratis Dimanfaatkan Warga Banjarmasin




