Connect with us

Kalimantan Selatan

Tiga Korban WNA Helikopter PK-RGH, Ini Penjelasan Gubernur Kalsel

Diterbitkan

pada

Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin. Foto: fahmi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin mengungkap satu fakta baru mengenai motif korban yang menaiki helikopter tipe BK117-D3.

Diketahui, ada 3 Warga Negara Asing (WNA) yang berasal dari Brazil, India, dan Amerika Serikat, serta 5 Warga Negara Indonesia (WNI) berada dalam helikopter yang mengalami kecelakaan tersebut.

Publik bertanya-tanya, apa alasan mereka menjadi penumpang helikopter dengan nomor registrasi PK-RGH milik PT Eastindo Air itu?

Baca juga: CSMU dari Black Box Helikopter PK-RGH akan Diambil, Begini Penjelasan Investigator KNKT

Dijelaskan oleh Gubernur Kalsel, H Muhidin, penumpang WNA dan WNI tersebut tergabung dalam satu perusahaan yang berfokus pada pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI).

“Penumpang baik itu WNI atau WNA ternyata dari perusahaan HTI semua,” beber Muhidin usai konferensi pers Operasi DVI Polri kecelakaan helikopter BK117-D3 di RS Bhayangkara Banjarmasin, Jumat (5/9/2025) siang.

Oleh sebab itu, alasan mereka naiki helikopter tersebut semata-mata untuk kepentingan pekerjaan dari perusahaan tempat mereka bekerja.

Baca juga: Gubernur Kalsel Apresiasi Tinggi Kerja Keras Tim SAR Gabungan

“Kegiatan mereka di dalam helikopter itu pengukuran dari Kaltim dan Kalsel,” jelas Muhidin.

Dengan demikian, Gubernur Kalsel menegaskan motif korban berada dalam helikopter murni karena pekerjaan bukan hal-hal yang lain.

“Tidak ada motif lain, sawit, atau orang luar asing yang mau berbuat sesuatu itu enggak ada,” tegas Muhidin. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

Reporter: fahmi
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca