Viral
Terungkap, Lahan Sengketa di Jalan Akasia Ciledug Berstatus Jalan Umum
KANALKALIMANTAN.COM, TANGERANG – Tanah sengketa di Jalan Akasia RT 04/03 , Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang ternyata tercatat sebagai jalan umum. Hal itu terungkap dari sertifikat tanah yang ada di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang.
Asisten Tata Pemerintahan Kota Tangerang Ivan Yudhianto mengatakan, dari hasil peninjauan lapangan yang dilakukan oleh jajaran Pemkot Tangerang bersama BPN Kota Tangerang didapati bahwa bidang tanah tanah yang menjadi polemik telat tercatat sebagai jalan.
“Pada sertifikat tanah sebagaimana disampaikan BPN bahwa tanah tersebut adalah jalan,” kata Ivan, Senin (15/3/2021).
Terkait sengketa tanah tersebut, lanjut Ivan, Pemkot Tangerang akan mengambil langkah untuk melakukan pembongkaran tembok yang dibangun oleh pihak yang mengaku pemilik tanah. Kata dia, hal tersebut dilakukan lantaran mediasi yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang tidak menemui titik terang.

Tangga yang digunakan keluarga Asep untuk keluar masuk rumahnya setelah akses kediamannya dipagar beton ahli waris pemilik tanah, Jumat (12/3/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah angkat bicara terkait polemik sengketa tanah yang berujung pembangunan tembok beton dan berdampak pada hilangnya akses jalan menuju rumah warga.
Arief mengungkapkan, ia telah menginstruksikan jajaran Satpol PP Kota Tangerang melakukan pembongkaran tembok beton yang telah dibangun lantaran menyulitkan warga yang akan keluar dan masuk tempat tinggal.
“Sudah diinstruksikan ke Asda 1 dan Kasatpol PP untuk segera bongkar pagar betonnya,” ujar Wali Kota Tangerang yang ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.(Suara)
Editor : Suara
-
PTAM INTAN BANJAR1 hari yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
HEADLINE3 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Hukum1 hari yang laluKlaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar di BTN
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla Selama Dua Pekan



