HEADLINE
Temuan Kasus Baru Covid-19 Capai 127 Kasus di Kalsel, Capai 1.565 Kasus
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kabar mengejutkan kembali datang dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kalimantan Selatan. Data terbaru yang dirilis pada Rabu (10/6/2020) sore mencatat ada temuan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 127 kasus. Sehingga, kini tercatat ada 1.565 kasus positif Covid-19.
“Penambahan sebanyak 127 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, di antaranya ada 10 kasus berasal dari pasien dalam pengawasan (PDP),” beber Juru Bicara Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim, Rabu (10/6/2020) sore.
Dari 10 kasus positif Covid-19 yang sebelumnya berstatus PDP, 3 kasus dari RSUD Ulin Banjarmasin (2 kasus dari Kota Banjarmasin dan satu kasus dari Kabupaten Barito Kuala), satu kasus dari RS Bhayangkara Banjarmasin asal Kota Banjarmasin. Terakhir, 6 kasus dari RSD Idaman Banjarbaru (5 kasus dari Kota Banjarbaru dan satu kasus dari Kabupaten Barito Kuala).
Selebihnya, lanjut Muslim, yaitu sebanyak 117 kasus merupakan hasil tracing yang dilakukan di beberapa kabupaten dan kota. Terdiri dari 29 kasus dari Kabupaten Hulu Sungai Utara, 12 kasus dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, 18 kasus dari Kabupaten Kotabaru, 7 kasus dari Kabupaten Banjar.
Disusul 22 kasus dari Kabupaten Barito Kuala, 25 kasus dari Kabupaten Tanahlaut dan 4 kasus dari Kota Banjarmasin. “Saat ini, yang dirawat baik di rumah sakit, karantina khusus maupun sebagian yang menjalani isolasi mandiri berjumlah 1.365 kasus,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini.
Lebih lanjut Muslim mengungkapkan, ada empat kasus meninggal dunia akibat Covid-19, yang semuanya berasal dari Kota Banjarmasin. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 bertambah menjadi 109 kasus. “Ada empat PDP yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal dunia beberapa waktu yang lalu,” lugas Muslim.
Namun demikian, angka kesembuhan dari Covid-19 juga melonjak signifikan sebanyak 12 kasus. Sehingga angka kesembuhan dari Covid-19 mencapai 131 kasus.
Dari 12 kasus sembuh ini, 9 kasus diantaranya menjalani karantina khusus di Gedung Diklat Ambulung Banjarbaru. “Lima kasus merupakan warga Kabupaten Tanah Bumbu, satu kasus dari Kabupaten Banjar, dan tiga kasus dari Kabupaten Tapin,” kata Muslim.
Sisanya, sebanyak 3 kasus dirawat di beberapa rumah sakit maupun dalam karantina khusus. Yaitu satu kasus dirawat di RSD Idaman Banjarbaru asal Kota Banjarbaru, satu kasus dirawat di RSUD Pambalah Batung Amuntai asal Kabupaten Hulu Sungai Utara dan satu kasus dalam karantina mandiri asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluIni Prakiraan Kondisi Cuaca Kalsel dalam Sepekan ke Depan
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluCek Kondisi Kolam Renang Idaman Terkini, Ini Respon Komisi III DPRD Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluPAD Kalsel 2025 Capai Rp10,94 Triliun
-
Ekonomi2 hari yang laluKetua OJK: Pengaduan Scam Tak Boleh Berbelit
-
NASIONAL2 hari yang laluOJK Kembalikan Dana Korban Scam Rp161 Miliar
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluKomite Ekonomi Kreatif Kota Banjarbaru Dilantik, Ini Pesan Wali Kota Lisa Halaby



