Connect with us

PUPR PROV KALSEL

Tanahlaut dan Batola Ikuti Coaching Clinic Implementasi Strategi Sanitasi Kota Dinas PUPR Kalsel

Diterbitkan

pada

Coaching Clinic implementasi Strategi Sanitasi Kota (SSK) dan penguatan penyusunan program kebijakan sanitasi. Senin (13/10/2025) di Banjarbaru. Foto: MC Kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Melibatkan peserta dari Kabupaten Tanahlaut dan Baritokuala, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel menggelar Coaching Clinic Implementasi Strategi Sanitasi Kota (SSK) dan penguatan penyusunan program kebijakan sanitasi, Senin (13/10/2025) di Banjarbaru.

Kegiatan ini wujud dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat upaya percepatan pembangunan sanitasi permukiman.

Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, melalui Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum, Angga Rinaldi Rizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemprov Kalsel untuk mempercepat pencapaian target akses sanitasi sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Baca juga: 840 Orang Kontingen HSU ke Porprov XII Kalsel, Bupati Haji Jani: Jangan Pulang Kalau Tak Bawa Medali

“Melalui coaching clinic ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi dan mempercepat pencapaian akses sanitasi yang layak dan berkelanjutan,” ujar Angga, Senin (13/10/2025).

Ia mengatakan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) menjadi instrumen vital dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pengurangan kesenjangan antar wilayah.

Coaching clinic kali ini fokus pada finalisasi dokumen SSK, penyusunan paket kebijakan, serta advokasi kepada kepala daerah.

Baca juga: Bisakah Seorang Introver Jadi Public Speaker Hebat?

Penetapan skala layanan dan model layanan sanitasi berkelanjutan juga menjadi agenda penting dalam forum ini.

“Kami mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, dan bekerja bersama demi menghasilkan dokumen perencanaan sanitasi yang kuat dan implementatif,” ungkap Angga.

Dengan upaya ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid dan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Tanahlaut dan Baritokuala makin terbangun guna mewujudkan sanitasi yang layak dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan. (Kanalkalimantan.com/MCKalsel/kk)

Reporter: kk
Editor: Dhani


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca