Connect with us

HEADLINE

Tak Bisa Layani Warga, Bupati Batola Putuskan Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

Diterbitkan

pada

Bupati Batola Hj Noormiliyani memberikan keterangan pers kepada awak media di kantor Pemkab Batola terkait pemutusan hubungan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Foto: Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Kabar mengejutkan datang dari Pemkab Barito Kuala (Batola). Bupati Batola Hj Noormiliyani mengumumkan pemutusan hubungan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, pada Rabu (10/6/2020).

Keputusan ini diambil Bupati Noormiliyani, menyusul kasus dari satu orang bayi berusia 3 bulan warga Kabupaten Barito Kuala yang menderita penyakit jantung bocor. Kondisinya sendiri, Noormiliyani menyebutkan, cukup memprihatinkan, bahkan mengalami pembengkakan pada bagian kiri tubuh.

Ketika Pemkab Batola hendak memberikan pertolongan dengan BPJS Kesehatan, disebut Noormiliyani ada banyak kendala dan bermacam-macam.Bahkan, sudah dua kali pihaknya berupaya menolong dengan dana urunan.

“Tapi persoalan pun muncul terus menerus. Kami akan menolong masyarakat kami yang membutuhkan pertolongan, tetapi kedepannya persoalan ini tidak bisa didiamkan,” kata Noormiliyani didampingi Wabup Batola Rahmadian Noor dan sejumlah pejabat lain di kantor Pemkab Barito Kuala, Rabu (10/6/2020) siang.



Ia sendiri meyayangkan aturan-aturan BPJS Kesehatan yang dinilai sangat kaku dan berbelit-belit. Sehingga bayi asal Batola berusia 3 bulan ini tidak dapat ditangani secara maksimal.

“Kalau seperti ini saja, kami mengambil keputusan bahwa Pemkab Barito Kuala memutus hubungan kerja sama dengan BPJS Kesehatan,” tegas Noormiliyani.

Noormiliyani menuding, BPJS Kesehatan tak mampu melayani masyarakat Kabupaten Barito Kuala secara benar.

Disinggung soal pemutusan hubungan kerja sama dengan Pemkab Barito Kuala, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Banjarmasin Tutus Novita Dewi mengatakan akan membicarakannya lebih lanjut dengan pemerintah daerah.

“Itu akan dibahas lebih lanjut dengan pemerintah daerah,” singkatnya.

Ditanya persoalan yang dihadapi Pemkab Barito Kuala hingga berujung pemutusan hubungan kerja sama, Tutus menyebutkan itu tergantung dari situasi dan kondisi pada pemerintah daerah. Terutama, solusi-solusi untuk permasalahan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Barito Kuala. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->