DPRD KOTABARU
Syairi Muhklis Berikan Dukungan Kepada FGD
KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis menyampaikan dukugannya terhadap terbentuknya Forum Group Discussion (FGD), sebagai salah satu wadah untuk ikut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mungkin akan menggali potensi di daerah.
Hal tersebut dikatakannya dalam gelar diskusi yang dilaksanakan oleh perusahaan daerah Saijaan Mitra Lestari (SML), kegiatan dilaksanakan melalui pembahasan mengenai Peraturan Menteri ESDM nomor 37 tahun 2016 tentang Participating Interest (PI) dan Peraturan Pemerintah tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), di hotel Grand Surya, Jumat (14/7/23).
“Pada hari ini kita bersama-sama menghadri acara forum diskusi terkait dengan BUMD yakni perusahaan daerah SML,” jelas dia.
Baca juga: Integrasi Ekonomi Keuangan Digital, Ini Kata Pj Bupati HSU
Dia mengatakan, tentu DPRD Kabupaten Kotabaru sangat mendukung apa yang telah terlaksana, karena pembentukan FGD tersebut bertujuan dalam rangka turut serta pembangunan daerah juga pembangunan ekonomi itu sendiri.
“Tujuannya untuk memberikan keadilan serta memakmurkan masyarakat yang ada di Kabupaten Kotabaru itu sendiri khususnya, dan ketika FGD ini sudah berjalan, kita sama-sama berharap banyak sektor-sektor yang bisa digali mampu menghasilkan PAD di bumi Saijaan yang berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat itu sendiri,” katanya. (Kanalkalimantan.com/muhammad)
Reporter: muhammad
Editor: Dhani
-
HEADLINE3 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluUpayakan Kawasan Kubah yang Rapi dan Tertata, Pemkab Banjar Berdialog dengan Puluhan Pedagang
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Ingatkan Dana Transfer Pusat Dimanfaatkan Optimal
-
DPRD KAPUAS3 hari yang laluDPRD Kapuas Sampaikan Hasil Reses dalam Rapat Paripurna
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluBapokting Naik, Wakil Wali Kota Ananda: Jangan Sampai Panic Buying!


