NASIONAL
Soal Nyanyi Indonesia Raya di Bioskop, Kemenpora Banjir Kritik Netizen
JAKARTA, Kementerian Pemuda dan Olahraga mengimbau agar penonton di bioskop menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’ sebelum menonton film. Aturan ini pun mendapat respons beragam dari publik. Terutama yang mengkritik kebijakan tersebut.
Di media sosial tak sedikit yang mempertanyakan imbauan tersebut. Tak sedikit juga yang menyayangkan. Mengetahui pro dan kontra yang mulai muncul, Sesmenpora Gatot S Dewabroto menanggapinya dengan santai.
“Ini kan sifatnya cuma imbauan saja, boleh dilaksanakan atau tidak. Kita kan cuma mengimbau saja,” kata Gatot saat dihubungi, Kamis (31/1).
Dilansir Suara.com, Gatot mengaku saat ini masih memperhatikan masukan-masukan netizen yang sedang ramai di media sosial. “Saya sudah lihat pro dan kontranya. Tapi sekali lagi kan ini cuma imbauan,” ungkapnya. “Nanti akan saya respons. Kan saya biasanya memang responsif,” imbuh dia.
Dalam surat tertanggal 30 Januari 2019 itu tertulis, menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’ di bioskop ini sebagai bentuk penanaman rasa cinta Tanah Air.
“Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme dan mewujudkan generasi muda yang bangga serta cinta Tanah Air, dengan ini kami mengimbau kepada para pengelola bioskop di seluruh Indonesia untuk menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ sebelum berlangsungnya pemutaran film,” demikian petikan surat yang ditandatangani oleh Menpora Imam Nahrawi itu.
Surat imbauan bernomor 1.30.1/Menpora/I/2019 itu berisi tentang aktivitas menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum pemutaran film. Surat itu ditujukan kepada para pengelola bioskop di seluruh Indonesia.
Dalam surat tersebut, Imam menyatakan alasan dirinya memberikan imbauan guna meningkatkan rasa nasionalisme dan mewujudkan generasi muda yang bangga serta cinta pada tanah air.(cel/suara.com)
Editor : Cel
-
HEADLINE2 hari yang laluSepekan Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel, Perpanjangan Tunggu Rekomendasi BMKG
-
HEADLINE3 hari yang laluNyaris Setahun, Kabel Telekomunikasi di Panglima Batur Masih Semerawut Tak Tuntas
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluKarhutla di Kawasan Perkantoran Gubernur dan Permukiman Warga Cempaka
-
kampus2 hari yang laluEmpat Bakal Calon Rektor ULM 2026-2030 Paparkan Visi Misi
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Gelar Sosialisasi Peningkatan Akses Aman Air Limbah Domestik
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPilkades Serentak 2026 Kabupaten Banjar, Polisi Difokuskan pada 32 TPS di 17 Desa


