Pendidikan
SMPN 4 Amuntai Selatan Jadi Sekolah Siaga Kependudukan
AMUNTAI, BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan resmikan SMPN 4 Amuntai Selatan sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Pojok Kepundudukan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (15/8).
Kepala DPPKB HSU Hj Anisa Rasyidah mengatakan, sekolah siaga kependudukan merupakan wadah bagi program-program yang digulirkan BKKBN, seperti PIK Remaja, Genre, Goes to School, dan lain-lain.
“Melalui program sekolah siaga kependudukan, program-program pemerintah akan lebih efektif dan efiesien, karena dilakukan secara simultan untuk mewujudkan generasi emas Indonesia,â€ÂJelas Anisah
Anisah menyebut, sekolah siaga kependudukan juga bertujuan untuk memberikan arah dan pedoman bagi penanggung jawab dan pengelola pendidikan, guru, dan pembina dalam menjalankan program kependudukan dan KB. “Serta memberikan pengetahuan peserta didik tentang berbagai permasalahan setempat,†pungkasnya.
Sementara itu, dijelaskan Ina Agustina, perwakilan BKKBN Kalsel, pihaknya memiliki amanah untuk memberikan literasi tentang kependudukan. Hal itu bertujuan, agar masyarakat sadar akan pentingnya manfaat yang harus disiapkan dalam menghadapi permasalahan-permasalahan serta menghindar dari dampak kependudukan. “Salah satu upayanya melalui sekolah siaga kependudukan di SMPN 4 Amuntai Selatan ini,†katanya.

Adapun sasaran pendidikan kependudukan adalah melalui jalur pendidikan formal, yaitu dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan Tinggi. Sementara untuk jalur non formal, yaitu melalui Diklat berjenjang seperti Diklat ASN dan Kepramukaan. Untuk jalur pendidikan informal, bisa melalui keluarga atau kelompok kegiatan masyarakat.
“Mulai pengetahuan, diharapkan dapat merubah sikap dan perilaku setiap orang dan keluarga untuk sadar kependudukan yaitu membentuk keluarga kecil berkualitas, menyiapkan generasi penerus, menyiapkan hari tua, memperhatikan lingkungan dan daya dukung alam untuk kehidupan,†pungkasnya. (dew)
Editor : Bie
-
HEADLINE12 jam yang laluBanjir Kalsel Bencana Ekologis, Wapres Gibran Sebut Ada Kesalahan Tata Ruang
-
Kalimantan Tengah1 hari yang laluLengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluGubernur Muhidin Melantik 11 Pejabat, Ini Nama-namanya
-
HEADLINE3 hari yang laluTidur Bertahan Hidup di Atas Apar-Apar, Banjir Kabupaten Banjar Meluas
-
HEADLINE1 hari yang laluBanjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!
-
Kalimantan Utara1 hari yang laluJadi UMP Tertinggi, Segini Rincian UMP dan UMK Kalimantan Utara 2026, Naik 5,45%!



