HEADLINE
Siapkan ‘Bom’ Survei, Aditya-Wartono Gerilya Sebelum Kampanye Berakhir
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Masa kampanye Pilkada 2020 tersisa kurang lebih satu bulan, sebelum dinyatakan berakhir pada 5 Desember mendatang.
Dihadapkan tenggat waktu itu, membuat setiap paslon semakin jor-joran dalam mengokohkan potensi lumbung suara pendukung masing-masing.
Seperti yang dilakukan paslon (pasangan calon) nomor urut 2, Aditya Mufti Ariffin-Wartono. Ditemui Kanalkalimantan.com, Rabu (4/11/2020) sore, calon Wali Kota Banjarbaru Aditya menyatakan ada beberapa hal yang akan dilakukan pihaknya sebelum masa kampanye berakhir.
Pertama, katanya, ialah melakukan survei dengan menggaet lembaga survei yang kredibilitasnya telah diakui. Hal ini dilakukan demi mengukur elektabilitas paslon berjargon “JUARA” dalam memenangkan tahta tertinggi di kota berjuluk Idaman.
“Survei itu juga menjadi dasar kita untuk mengetahui apakah strategi kampanye yang kita lakukan selama ini, efektif atau tidak. Tentu kita berkerjasama dengan lembaga independen yang bisa mempertanggungjawabkan hasil survei itu,” terangnya.
Selain melakukan survei, Aditya menekankan bahwa pihaknya akan semakin bergerilya dalam melaksanakan kampanye. Termasuk memperluas titik-titik kampanye tatap muka di seluruh RT yang ada di Banjarbaru.
“Alhamudillah, sampai saat ini kami sudah bersilahturahmi dengan banyak ormas. Termasuk ormas keagamaan. Dan banyak titik di tingkat RT yang sudah kita temui. Hal ini akan terus berjalan sampai waktu kampanye terakhir,” ucapnya.
Menilik agenda kampanye rutin dalam perharinya, duet Aditya-Wartono setidaknya melaksanakan kampanye di 4-5 titik yang tersebar di wilayah Banjarbaru. Seluruh kegiatan itu dilakukan paslon nomor urut 2 setelah ba’da zuhur sampai malam hari.
Selain itu, Aditya juga menuturkan bahwa dalam sisa-sisa waktu masa kampanye ini, membuat tim relawan pemenangan semakin giat berkerja secara masif. “Insyaallah, dengan jerih lelah dan niat tulus kami untuk membangun Banjarbaru, kami akan meraih hasil terbaik nantinya,” tegasnya.
Lantas, bagaimana persiapan jelang babak krusial tahapan masa kampanye yakni debat Pilkada Banjarbaru? Terkait hal ini, Aditya secara jujur mengaku belum mempersiapkan apapun. Pasalnya, pihaknya sendiri belum mengetahui apa tema yang diangkat dalam debat nantinya.
“Karena sampai saat inu tema debat belum disampaikan. Jadi sementara ini, kami lebih memperdalam visi misi dulu. Mudahan tidak jauh temanya. Yang kita tau nanti ada tema khusus soal Covid-19. Nah, untuk tema itu kita sudah merencanakan beberapa program penanganan pasca Covid-19. Terutama pemulihan ekonomi,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarbaru telah menetapkan jadwal pelaksanaan debat tatap muka para pasangan calon (paslon) yang berkontestasi dalam ajang Pilkada 2020 di Kota Banjarbaru.
Ketua KPU Banjarbaru Hegar Wahyu Hidayat mengatakan, pelaksanaan debat nantinya akan dilangsungkan tiga kali, dalam jeda sepekan.
“Untuk debat pertama digelar pada tanggal 21 November. Lalu, dilanjutkan debat kedua pada tanggal 28 November. Dan debat terakhir dilaksanakan tanggal 5 Desember, sekaligus juga mengakhiri tahapan masa kampanye para paslon,” katanya.
Agenda debat tatap muka tiga paslon di Pilkada Banjarbaru digelar sebanyak tiga kali. Untuk debat pertama mempertemukan antar sesama calon Wali Kota Banjarbaru.
Debat kedua antar calon Wakil Wali Kota Banjarbaru. Lalu, puncaknya pada debat ketiga mempertemukan para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagai satu pasangan. (kanalkalimantan.com/rico)
Reporter: rico
Editor: bie
-
Bisnis23 jam yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel
-
HEADLINE3 hari yang laluSDA Kalsel Dikuras, Kerusakan Lingkungan Diabaikan
-
HEADLINE2 hari yang laluBerkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
Kabupaten Kapuas21 jam yang laluPemkab Kapuas Gelar Rapat Penanganan Sengketa Tanah
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Tindaklanjuti Kondisi Rumah Zainab Warga Lok Buntar




