WARGA +62
Sempat Disetop Polisi, 15 Warga Pulang Kampung Naik Ambulans Bareng Jenazah
KANALKALIMANTAN.COM – Petugas di Pos Penyekatan di Exit Tol Ngawi, memberhentikan ambulans jenazah dari Jakarta tujuan Bangkalan, Madura pada Sabtu (31/7/2021). Ambulans itu membawa 15 penumpang, termasuk jenazah keluarganya.
Ambulans yang dikemudikan oleh Wahyudi (45) warga Bekasi, Jawa Barat. Salah seorang penumpang sempat menangis histeris.
“Kami semua masih satu keluarga. Kami turut pulang sembari mengantar jenazah adik sepupu kami. Semua keluarga turut pulang ke Madura karena sudah tak ada lagi biaya hidup di Jakarta. Sengaja tidak pakai mobil pribadi karena keterbatasan biaya,” ujar, Sa’i salah seorang penumpang seperti diberitakan beritjatim.com – jaringan Suara.com.
Petugas sebelumnya sudah melihat kecurigaan pada mobil ambulans pengangkut jenazah itu. Lantas petugas pun menghentikan mereka dan melakukan pemeriksaan.
Baca juga: Walhi Kalsel Sorot Tragedi Lingkungan Pergeseran Tanah Lingkar Tambang di Tapin
“Petugas curiga, karena ambulans pangangkut peti jenazah ini membawa banyak sekali penumpang. Setelah kami cek, ternyata memang mengangkut jenazah dan mereka adalah satu keluarga hendak pulang kampung ke Madura,” Ipda Daryono, Kapos Penyekatan Exit Tol Ngawi.
Petugas lantas memperbolehkan ambulans terswbut untuk melanjutkan perjalanan. Lantaran perwakilan penumpang memiliki hasil tes negatif Covid saat dites.
Meski begitu, pihak kepolisian mengimbau agar ambulans jenazah tidak membawa banyak penumpang atau pengantar jenazah. (Suara.com)
Editor : kk
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluArti Warna Merah dalam Tradisi Imlek
-
HEADLINE3 hari yang laluMalam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluHilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat
-
Lifestyle3 hari yang laluIni Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026
-
HEADLINE2 hari yang lalu1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari
-
HEADLINE2 hari yang laluKasus Pencabutan SHM Transmigran Sepihak di Kotabaru, Kementrans Kirim Tim Investigasi

