Kota Banjarbaru
Ririen Nadjmi Harapkan Sasirangan Bordir jadi Identitas Banjarbaru
BANJARBARU, Didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Abdul Basid, Ketua Dekranasda Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani menghadiri pembukaan sekaligus sebagai narasumber kegiatan pelatihan desain motif sasirangan yang digelar Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru, di Aula Dekranasda, Selasa (17/7).
Dalam kesempatan itu, panitia pelaksana Gusti Ardiansyah mengatakan, peserta pelatihan berasal dari Industri Kecil Menengah (IKM) se-Kota Banjarbaru sebanyak 30 orang. Tujuan digelarnya pelatihan desain sasirangan ini tak lain untuk memberikan suatu pengetahuan tentang teknik dalam mendesain sasirangan. “Dengan begini perajin dapat meningkatkan kreativitas dalam mendesain sasirangan dan juga bisa meningkatkan kualitas desain yang dibuatnya,” ungkapnya.
Ardiansyah mengatakan, pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 17 sampai 20 Juli. “Narasumber disampaikan oleh Ketua Dekranasda Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani dan Henny Rusilawati atau Diyang Kinjut,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani mengungkapkan sasirangan merupakan kerajinan turun-temurun yang sudah ada sejak zaman kerajaan Banjar dan berkembang hingga sekarang. “Sasirangan sudah berkembang dan dapat dipakai sebagai bahan pakaian oleh semua lapisan masyarakat dengan kain yang makin beragam. Ada banyak potensi yang dapat dikembangkan pada kain sasirangan. Seiring dengan berkembangnya kreatifitas perajin dan saat ini sasirangan telah memiliki berbagai macam motif,” ungkapnya.

Ketua TP PKK Banjarbaru itu juga berharap sasirangan dapat menjadi identitas masyarakat Banjarbaru. Sebagai bentuk perhatian pemko terhadap perkembangan dan kelestarian budaya kain sasirangan, maka dipadukanlah dengan seni bordir. Sehingga menjadikan kain sasirangan bordir semakin terangkat dengan menobatkannya sebagai kain sasirangan khas Banjarbaru.
“Bahkan sasirangan bordir mendapat perhatian dari masyarakat luar Kalimantan. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua dan terutama para pelaku usaha kain sasirangan bordir. Melalui pelatihan ini, diharapkan para perajin sasirangan Kota Banjarbaru semakin terampil, kreatif dan inovatif,” pungkasnya. (rico)
Editor:Cell
-
HEADLINE1 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE2 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
HEADLINE3 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluEnam Pj Kades di Kecamatan Mantangai Dilantik
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluWabup Dodo Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Kuala Kapuas


