Bisnis
Potensi Besar Kampung Purun, Sandi: Ini Layak Disebut Produk Eco Handycraft
BANJARBARU, Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi salah satu kampung tematik di kota Banjarbaru. Bersama Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, pendiri OK OCE tersebut mengunjungi Kampung Purun di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru (11/12) sore.
Pada kesempatan tersebut, Sandi -sapaan akrabnya-, melihat secara langsung para pengrajin memperagakan cara pembuatan anyaman purun secara tradisional. Terlihat, Sandi begitu tertarik dengan kerajinan berbahan dasar rumput yang tumbuh di lahan rawa itu, apalagi disajikan dengan berbagai macam motif dan paduan warna.
Menurut Sandi, kerajinan purun harus terus dikembangan tanpa adanya campur tangan bahan-bahan modern. Ia, menuturkan kerajinan purun tersebut layak dikatakan sebagai produk eco handycraft lantaran memanfaatkan bahan baku ramah lingkungan.
“Go Back To Nature. Bahan kerajinan seperti ini yang menarik bagi dunia, karena tidak menghilangkan keaslian dari purun itu sendiri. Purun layak menjadi produk eco handycraft dan produk ini sudah bisa dipasarkan di level internasional, karena ada permintaan. Bukan hanya untuk kearifan lokal, namun juga membuka peluang perkuat ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,†katanya.
Sandi pun tidak sungkan untuk memakai hasil karya-karya pengrajin, seperti hal topi purun yang dikenakannya. Ia juga mengatakan keinginannya untuk memasukan usaha kerajinan purun kedalam usaha OK OCE.
“Nanti kita juga ada penandatangan bersama walikota dan wakil walikota untuk kerajinan purun ini masuk OK OCE,†ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Sandi bersama Wakil Walikota Banjarabaru juga turut meresmikan dan membuka Galery Kampung Purun Banjarbaru. Diresmikannya galery ini, diharapkan dapat bermanfaat bagi kelompok pengrajin purun sebagai peningkatan kemajuan usaha purun kota Banjarbaru.
Tak hanya sebagai ikon kota Banjarbaru, Sandiaga berharap Galery Kampung Purun bisa menjadi inspirasi dan bisa ditiru oleh wilayah lain.
Disisi lain ,Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setyawan juga mengklaim bahwa kerajinan purun telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementrian Pendidikan. (rico)
Editor : Bie
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluAksi Kamisan di Banjarmasin, Kasus Andrie Yunus: Teror Terhadap Pembela HAM
-
HEADLINE2 hari yang laluPemko Banjarbaru Alihkan CFD ke Jalan Panglima Batur, Dimulai 12 April
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBupati Bersama Alim Ulama dan Habaib Ikuti Haul Ke-88 Syekh Muhammad Kasyful Anwar
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluKemegahan Pembukaan MTQN ke-56 Kotabaru di Pulau Laut Selatan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluPelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu, Wali Kota Lisa Bersama Camat Lurah Bertemu Menteri LH RI
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluMTQN ke-56 Kotabaru Resmi Dimulai, 498 Peserta Ikuti 17 Cabang Lomba





