Kabupaten Banjar
Pimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Peningkatan Beban Jelang Akhir Tahun Anggaran
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur menyoroti beberapa hal penting saat memimpin Rapat Koordinasi Mingguan di Aula Barakat, Martapura, Senin (2/11/2026) pagi
Dudampingi Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyi dan Sekretaris Daerah H Yudi Andrea, dalam arahannya, Saidi Mansyur antara lain menyoroti meningkatnya beban pekerjaan menjelang akhir tahun anggaran.
Ia meminta Bagian Hukum mempercepat penyelesaian produk-produk hukum yang masih tertunda agar dapat dituntaskan sesuai target waktu dan ketentuan yang berlaku.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur. Foto: dkisp banjar
Baca juga : 348 ASN se Kalsel Ikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran Komcad
Selain itu, bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi dan keterlibatan aktif seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bupati meminta koordinasi dilakukan secara langsung dengan kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar agar upaya penanganan di lapangan berjalan terpadu dan efektif.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, melaporkan bahwa kondisi karhutla pada fase kedua tanggap darurat mulai berangsur membaik setelah hujan turun dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga : Kualitas Udara Membaik, Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Normal
Berdasarkan hasil pemantauan hingga Senin (2/11/2026), tidak ditemukan titik panas (hotspot). Meski demikian, kesiapsiagaan tetap dipertahankan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali kebakaran.
Sebanyak 950 personel masih disiagakan di lapangan. Dukungan sarana dan prasarana juga terus diperkuat melalui penyediaan mesin, selang, sepatu bot dan masker.
Wasis juga menyampaikan bahwa BPBD masih mendistribusikan air bersih ke 96 titik yang tersebar di 84 desa pada 17 kecamatan.
Baca juga : ASKS XXIII 2026 di HSU Membangkit Sastra Banua di Negara Dipa
Penyaluran dilakukan secara rutin dengan mengerahkan enam unit mobil tangki.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Noripansyah, menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan 16 unit pelaksana teknis daerah (UPTD) puskesmas untuk mendukung penanganan dampak karhutla sekaligus mengantisipasi kekurangan air bersih di 11 lokasi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, tercatat 1.103 kasus sesak napas, 16.260 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan 1.712 kasus diare.
Baca juga : Pemkab Kapuas Bantu Warga Pulau Kupang Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Data tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah terdampak karhutla dan kekurangan air bersih.
Dalam rapat tersebut, Noripansyah juga memaparkan kebutuhan anggaran sekitar Rp 120 miliar untuk menjaga keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Banjar. Anggaran itu meningkat sekitar Rp 5 miliar hingga Rp 7 miliar dibanding tahun sebelumnya.
Peningkatan kebutuhan anggaran tersebut seiring dengan capaian UHC Kabupaten Banjar yang, menurut pemaparan Dinas Kesehatan, saat ini berada pada posisi tertinggi. (kanalkalimantan.com/dkispbanjar)
Editor : Dhani
-
Budaya2 hari yang laluASKS XXIII 2026 di HSU Membangkit Sastra Banua di Negara Dipa
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Bantu Warga Pulau Kupang Penuhi Kebutuhan Air Bersih
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluIkuti Verifikasi Lapangan KemenPPPA, Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Pembangunan Responsif Gender
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Resmikan Masjid Al Qayyum di Desa Rantau Jaya
-
HEADLINE4 jam yang laluKualitas Udara Membaik, Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Normal
-
Kalimantan Selatan4 jam yang lalu348 ASN se Kalsel Ikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran Komcad



