Bisnis
Perputaran Uang Pasar Wadai Banjarmasin Ditarget Rp15 Miliar
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Festival Pasar Wadai Ramadan Banjarmasin diserbu warga di hari pertama pembukaan, Kamis (19/2/2026) petang.
Pantauan Kanalkalimantan.com, pengunjung membludak mulai area Siring Nol Kilometer Banjarmasin sampai halaman depan eks kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), Ibnu Sabil menargetkan perputaran uang ekonomi sebesar Rp15 miliar.
Baca juga: Pasar Wadai Ramadan di Siring Nol Kilometer, Wali Kota Yamin: Kurangi Sampah Plastik

“Tahun lalu kita berhasil meraup Rp12,5 miliar, tahun ini kita menargetkan perputaran ekonomi sampai Rp15 miliar selama bulan Ramadan,” ujar Ibnu.
Tak hanya itu, Kadisbudporapar Banjarmasin ingin meningkatkan jumlah pengunjung dari 125 ribu pada tahun lalu, tahun ini bisa mencapai 150 ribu.
Ibnu berharap masyarakat Kota Seribu Sungai bahkan luar daerah bisa berkunjung ke Festival Pasar Wadai Ramadan Banjarmasin.
Baca juga: 21 Mobil Listrik Dibeli Rp5,25 Miliar, Efisiensi Pemko Banjarmasin?
“Silahkan berbelanja, di sini ada macam kue khas Banjar. Jangan lupa jaga kebersihan dan ketertiban di pasar wadai,” jelasnya.
Harapan besar Disbudporapar Banjarmasin untuk Festival Pasar Wadai Ramadan Banjarmasin ini menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan di tingkat lokal hingga nasional.
Rubiah (50), pengunjung asal Teluk Dalam Banjarmasin mengaku tiap tahun rutin mengunjungi Pasar Wadai.
Baca juga: Pemprov Kalsel Percepat Pembangunan Jalan Lintas Tengah
“Biasanya makanan favorit yang dibeli itu selada sama Ipau,” kata Rubiah.
Tiap tahun, dia selalu menunggu kehadiran Pasar Wadai yang sering dikunjungi bersama anak dan cucunya.
“Pasar wadai bagus aja sudah, susunannya rapi sama jalannya lebar jadi nyaman,” tutupnya.
Baca juga: Pembangunan Jembatan Pulau Laut Dilanjutkan Melalui Multiyears
Salah satu pedagang, Nadia menjual beberapa kue seperti bingka, dadar kelapa, puding, sari kaya, dan wadai Banjar lainnya.
“Alhamdulillah hari pertama ini ramai,” ungkap Nadia.
Penghasilan di Pasar Wadai tahun sebelumnya mencapai Rp2 juta. Nadia memperkirakan penjualan tahun ini mengalami peningkatan. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluArti Warna Merah dalam Tradisi Imlek
-
HEADLINE3 hari yang laluMalam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluHilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat
-
Lifestyle3 hari yang laluIni Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026
-
HEADLINE2 hari yang lalu1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari
-
HEADLINE2 hari yang laluKasus Pencabutan SHM Transmigran Sepihak di Kotabaru, Kementrans Kirim Tim Investigasi

