KRIMINALITAS HSS
Penyerangan Polsek Daha Selatan oleh Teroris Jadi Sorotan Media Internasional!
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Penyerangan Polsek Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) oleh pelaku yang diduga anggota ISIS, pada Senin (1/6/2020) dini hari tadi, menjadi perbincangan media luar negeri.
Kantor berita AFP dan Xinhua serta laman berita daring seperti The Straits Times dan Bangkok Post misalnya, rata-rata menulis judul “polisi Indonesia tewas diserang terduga militan ISIS”.
The Straits Times dan Bangkok Post yang mengutip sumber dari AFP menyebutkan pelaku lebih dari satu orang. Kedua media itu menggunakan kata militants (bentuk jamak) untuk menggambarkan penyerang Kantor Polsek Daha Selatan tersebut.
“Para militan bersenjatakan pedang membunuh seorang polisi Indonesia dan melukai seorang lainnya hingga kritis pada Senin dalam sebuah aksi yang oleh pihak berwenang digambarkan sebagai serangan teror oleh para terduga ekstrimis yang terkait dengan ISIS,” ungkap Bangkok Post.
“Dalam serangan dini hari di sebuah pos polisi di Kecamatan Daha Selatan di Kalimantan—wilayah bagian Indonesia di Pulau Borneo—tersebut, satu dari para gerilyawan itu juga ditembak,” kata media asal Thailand itu lagi.
Sementara, Xinhua menyebut hanya satu pelaku yang terlibat dalam serangan teroris dini hari tadi. “Seorang polisi tewas dan seorang lainnya terluka ketika seorang pria yang bersenjatakan pedang, yang dicurigai sebagai militan yang terkait ISIS, menyerang kantor polisi di Provinsi Kalimantan Tengah (yang benar Kalimantan Selatan—red), Indonesia, Senin,” demikian kantor berita asal China itu melaporkan, Senin (1/6/2020).
AFP melaporkan, polisi telah menyita pedang samurai yang diacungkan oleh seorang penyerang. Polisi pun mengonfirmasi bahwa salah satu anggota mereka meninggal dalam serangan itu.
“Tersangka meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, sementara seorang polisi meninggal di tempat kejadian,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Ahmad Ramadhan, kepada AFP.
Insiden penyerangan Polsek Daha Selatan hingga menewaskan seorang polisi bernama Brigadir Leonardo Latupapua langsung ditindaklanjuti Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Nico Afinta, dengan mendatangi lokasi kejadian. Kapolda Nico juga mengunjungi rumah duka sebagai bentuk belasungkawa atas gugurnya Brigadir Leo dalam tugas.
Penyerangan Polsek Daha Selatan terjadi pada dini hari tadi, sekitar pukul 02.15 Wita. Orang tak dikenal menyerang menggunakan senjata tajam jenis samurai hingga Brigadir Leonardo Latupapua yang sedang piket jaga mengalami luka bacok dan akhirnya meninggal.
Ketika menyerang masuk ke Mako Polsek Daha Selatan, pelaku terlebih dulu membakar mobil patroli polisi yang terparkir di depan Mapolsek. Lantaran tak mau menyerah dan terus menyerang anggota, pelaku akhirnya ditembak dan tewas. Pelaku kemudian dievakuasi ke RSUD Hasan Basry Kandangan.
Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan sejumlah barang bukti yaitu satu unit sepeda motor yang dipakai pelaku, sebuah jerigen bahan bakar jenis premium dan sebilah samurai serta dokumen ISIS. (Kanalkalimantan.com/inews)
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluWabup Lantik 177 Pejabat di Lingkungan Pemkab Banjar
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMusrenbang RKPD 2027, Wali Kota Lisa Komitmen Peningkatan Kualitas Hidup
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu27 PNS dan 5 CPNS Pemko Banjarbaru Dilantik Terima SK
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluDPRD HSU Setuju Raperda RTRW 2026-2046 Menjadi Perda
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluHari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas, Gubernur Kalteng: Penguatan Sektor Pertanian
-
Ekonomi3 hari yang laluEkonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Positif, Inflasi Bulanan 0,86 Persen





