Kabupaten Kapuas
Penilaian Kinerja P3S Menyasar Tujuh Desa di Kapuas
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA.KAPUAS – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas melakukan rapat persiapan penilaian desa berkinerja baik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) tahun 2026.
“Rapat bertujuan menyamakan pemahaman peserta agar seluruh desa dinilai dengan ukuran yang sama dan didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan,” kata Plt Kepala DPMD Kabupaten Kapuas, Perry Noah melalui Kepala Bidang Kelembagaan Masyarakat Desa DPMD Kapuas, Syaiful Fajri, Rabu (12/8/2026).
Rapat membahas latar belakang, alur, indikator, prinsip pelaksanaan, susunan tim penilai kabupaten, pembagian tugas, serta hal-hal penting dalam pemeriksaan dokumen dan verifikasi lapangan. Meliputi susunan tim, pembagian tugas verifikator, daftar bukti pendukung, penetapan desa sasaran, jadwal sosialisasi, verifikasi dokumen dan lapangan, rekapitulasi nilai, hingga penetapan hasil melalui keputusan Bupati dan pengusulan ke Provinsi Kalteng.
Baca juga: 76 Tahun Kabupaten Banjar, Bupati dan Jajaran Ziarah ke Makam Datu Kelampayan
Ada tujuh desa ditetapkan sebagai sasaran verifikasi, yaitu Desa Saka Batur, Kecamatan Kapuas Hilir, Desa Mantangai Hilir, Kecamatan Mantangai, serta lima desa di Kecamatan Tamban Catur yakni Tamban Baru Mekar, Sidorejo, Bandar Mekar, Tamban Makmur, dan Sidomulyo. Sosialisasi akan dilakukan secara daring melalui zoom Mmeeting sebelum dilanjutkan pemeriksaan bukti pendukung dan verifikasi lapangan.
Tim Penilai dan Verifikasi yang dibentuk melibatkan berbagai unsur, termasuk Sekretariat daerah, Bappeda, Dinas PMD, Dinas Kesehatan, Dinas P3APPKB, TP PKK, TP Posyandu, pemerintah kecamatan, dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat.
“Untuk tugas tim mencakup penyusunan rencana, pelaksanaan seluruh rangkaian penilaian, verifikasi desa, dan penyampaian hasil kepada Bupati untuk ditetapkan melalui keputusan bupati,” jelasnya.
Baca juga: TMMD ke-129 di Tamban Catur Sukses, Anggota DPRD Kapuas: Rawat Hasilnya, Jaga Semangat Gotong Royong
Sedangkan untuk keterlibatan Dinas Kesehatan diharapkan memperkuat penilaian terhadap program kesehatan dan gizi masyarakat, tidak hanya dari aspek administrasi tetapi juga pelaksanaan konvergensi program. Penilaian ini merupakan upaya mendorong pemerintah desa meningkatkan perencanaan, koordinasi, dan pencatatan program penurunan stunting secara terukur dan objektif.
Secara berjenjang dari tingkat nasional, penilaian ini mendukung target penurunan prevalensi stunting dan penguatan sumber daya manusia.
“Dengan persiapan matang dan pemahaman yang sama antaranggota tim, proses Penilaian Desa Berkinerja Baik P3S Kabupaten Kapuas 2026, diharapkan berlangsung transparan, objektif, dan sesuai pedoman yang ditetapkan,” ucap Syaiful. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor : kk
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluHari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel “Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluPemko Banjarbaru Peringkat 1 Indeks Kualitas Data BKN Regional VIII
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluKH Hasanuddin Pimpin Salat Hajat Peringatan Hari Jadi Ke-76 Kabupaten Banjar
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSinergi Pemkab HSU – Aisyiyah Jalankan Strategi Pencegahan Perkawinan Anak
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluHari Jadi Ke-76 Kabupaten Banjar, DPRD Banjar Gelar Rapat Paripurna
-
DPRD KAPUAS3 hari yang laluKomisi IV DPRD Kapuas Konsultasi Mekanisme Pembahasan APBD Perubahan





