Kabupaten Hulu Sungai Utara
Pemkab HSU Luncurkan Lima Aplikasi Daerah
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkanb) Hulu Sungai Utara (HSU) terus mendorong terwujudnya pemerintahan berbasis data melalui pelaksanaan Forum Satu Data Indonesia dengan peluncuran lima aplikasi daerah.
Peluncuran lima aplikasi daerah berlangsung di aula Dr KH Idham Chalid, Selasa (23/12/2025) siang, dihadiri Bupati HSU H Sahrujani, Sekretaris Daerah HSU, Adi Lesmana, para kepala perangkat daerah, para camat, dan seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSU.
Pemkab HSU secara resmi meluncurkan lima aplikasi daerah, yakni Pengendalian dan Evaluasi (PENA SAJIWA), Portal Satu Data, Geoportal, KINDO (Kumpulan Inovasi Daerah), serta E-SAKIP Pro sebagai bagian dari penguatan tata kelola data dan percepatan transformasi digital pemerintahan daerah.
Baca juga: Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Jelang Acara Rutin 5 Rajab Sekumpul
Bupati HSU H Sahrujani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Forum Satu Data Indonesia tingkat Kabupaten HSU yang untuk pertama kalinya dilaksanakan.
Forum ini memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi antar perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola data pemerintah yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
“Data yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah harus memiliki komitmen yang sama agar tidak terjadi perbedaan data antarinstansi,” kata Bupati Sahrujani.

Baca juga: Perayaan Natal di GKE Epata, Kades Tarantang Serahkan Tali Asih
Bupati Sahrujani menekankan bahwa peluncuran lima aplikasi daerah tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kepala Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten HSU, Jumadi, menjelaskan bahwa Forum Satu Data Indonesia merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 dan dilaksanakan sebagai wadah koordinasi antarinstansi pemerintah daerah dalam pengelolaan data.
Jumadi menyebut bahwa forum ini diharapkan dapat memastikan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan akuntabel, serta mendukung pemanfaatan data sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
Selain forum, pada kesempatan yang sama juga dilakukan peluncuran lima aplikasi daerah, salah satunya PENA SAJIWA, yaitu aplikasi pengendalian dan evaluasi terhadap 21 program unggulan kepala daerah, termasuk program prioritas daerah, provinsi, dan nasional.
Baca juga: 742 PPPK Paruh Waktu Pemkab HSU Terima SK dari Bupati Sahrujani
“Aplikasi PENA SAJIWA digunakan untuk memantau capaian indikator kinerja utama dalam RPJMD dan Renstra, serta capaian program, kegiatan, dan sub kegiatan secara terukur,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluApril – Mei Wilayah Kalsel Memasuki Kemarau, Karakteristik Lebih Kering
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluPelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu, Wali Kota Lisa Bersama Camat Lurah Bertemu Menteri LH RI
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluTambal Sulam Titian Kayu Murung Selong Banjarmasin
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluWarga Babirik Ramaikan Jalan Sehat dan Senam Bersama Sambut Hari Jadi ke-74 HSU
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluTanpa Sayembara, Ini Logo Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluIbu Kota Kalsel Catat 207 Ribu Pemilih Hasil PDPB 2026





