PALANGKARAYA
Pemerintah Kesulitan Data Pajak Sarang Walet, Pengusaha Dinilai Belum Transparan
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKA RAYA- Pemerintah hingga saat ini masih mengalami kesulitan dalam mendata dan memaksimalkan pajak dari bisnis sarang burung walet.
Hal ini dikarenakan banyak pengusaha walet yang dinilai belum transparan terkait hasil produksi mereka. Sehingga perhitungan pajak belum optimal. Beberapa pihak menilai bahwa masih ada ketidaksesuaian antara jumlah hasil produksi walet dengan data yang dilaporkan kepada pemerintah.
Sekretaris Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Pitria Noor Jaya, S.Hut, yang akrab disapa Bang Ade, menyatakan bahwa kendala tersebut sebagian besar disebabkan oleh kurangnya kesadaran pengusaha walet akan kewajiban pajak. Menurutnya, sebagian pelaku usaha ini tidak sepenuhnya memahami regulasi yang ada, sehingga mereka tidak sepenuhnya jujur dalam melaporkan pendapatan mereka.
“Memang dalam aturan itu terkadang ada yang sadar dan ada yang tidak. Kembali lagi pada acuan aturan yang ada. Kalau acuan aturannya sudah jelas tentang pajak walet, maka seharusnya para pengusaha juga bisa lebih patuh,” ujar Bang Ade, Selasa (19/11/2024).
Politisi Gerindra ini juga menekankan pentingnya upaya sosialisasi oleh pemerintah kepada masyarakat, khususnya para pengusaha sarang burung walet.
“Sosialisasi yang lebih intensif dapat membantu meningkatkan pemahaman para pengusaha tentang pentingnya kewajiban pajak. Dengan demikian, mereka yang sebelumnya tidak tahu menjadi paham dan mulai melaksanakan kewajiban pajak dengan benar,” jelasnya.
Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan upaya pendataan serta penerapan aturan pajak yang lebih tegas. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor sarang burung walet, yang potensinya cukup besar namun belum dimanfaatkan secara optimal.(Kanalkalimantan.com/ril)
Reporter: ril
Editor: cell
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu32 Korban Kapal Virgo Proses Identifikasi, 25 Orang Berhasil Diidentifikasi
-
PTAM INTAN BANJAR3 hari yang laluPTAM Intan Banjar dan Pemko Banjarbaru Jawab Tantangan Krisis Air Bersih dan Penanganan Karhutla
-
HEADLINE2 hari yang laluHujan Tak Redakan Asap Tebal Karhutla di Palangka Raya
-
Kabupaten Kapuas17 jam yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Bantu Korban Puting Beliung di Pingaran Ulu
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluDinsos Kalsel Salurkan Air Bersih di Tiga Titik Banjarmasin


