HEADLINE
Pelaku Fetish Kain Jarik Sempat Beraksi Saat di Banjarmasin, Begini Ceritanya
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebelum memulai aksi bejadnya di Surabaya, rupanya oknum mahasiswa di PTN Surabaya berinisial GL sempat melakukan aksi fetish dengan membungkus seorang laki-laki dengan kain jerik di kota Banjarmasin.
Seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Banjarmasin berinsial T mengaku, ia pernah dikirimi pesan oleh GL melalui akun media sosial Instagram. “Ya, saya di DM (direct message). Beberapa minggu yang lalu, tetapi tidak ku balas. Saya hampir saja jadi korban,” tutur T, Kamis (30/7/2020) siang.
Lanjutnya, GL diketahui pernah tinggal di sebuah kontrakan di kawasan Kuin, Banjarmasin. Kendati begitu, T tidak mengetahui persisi dimana lokasi kontrakannya itu. “(Waktu) dia di Banjarmasin tinggal di rumah kontrakan, sekitar daerah Kuin. Saat dia duduk di bangku SMA,” ungkap T.
Bahkan T mengungkapkan, ada seorang temannya yang berjenis kelamin laki-laki menjadi korban fetish dari GL. Tubuh temannya ini sempat diraba-raba dengan penggaris besi. “Temanku malah jadi korban, pernah dibungkus juga dengan kain sarung itu. Saat itu ia disuruh ke kontrakan GL. Tetapi tidak diikat lakban seperti yang viral di medsos,” imbuh T.
Beruntung, temannya ini langsung kabur meninggalkan GL. Saat mengetahui aksi bejad GL sudah sangat menyimpang. “Kemudian, temanku itu langsung kabur dari kontrakan GL,” tandasnya.
Ia menduga, GL memiliki penyimpangan seksual. Di mana, ia menyukai sesama jenis (laki-laki) dan lawan jenis (perempuan). “Dia biseksual sepertinya. Benar-benar kotor, dia itu fetish apa ya, benar-benar kurang jelas,” pungkasnya.
Sebelumnya, @m_fik*** membongkar kasus predator fetish kain jarik. Pelaku diduga, sorang pria berinisal GL, mahasiswa sebuah PTN di Surabaya. Modus dari pelaku ialah melakukan kekerasan seksual dengan kedok, tengah melakukan riset.
Peristiwa yang menimpa @m_fik*** , salah satu korban, terjadi pekan lalu, Jumat (24/7/2020). Ia merupakan mahasiswa semester 3 di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. “Terjadi Jumat kemarin, waktu dia DM [direct message] aku di Instagram,” kata korban, Kamis (30/7/2020).
Alasannya mengungkap kasus ini melalui akun Twitternya, @m_fik***, agar tindakan pelaku tak berulang. Dia tak mau ada korban yang lainnya. Apalagi pelaku menyasar ke korban yang masih berstatus mahasiswa baru atau bahkan siswa SMA. “Si GL kan mengincar korban-korban yang masih Maba atau mahasiswa baru atau bahkan anak SMA. Takutnya nambah lagi, jadi saya berani speak up,” tegasnya. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Cell
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluCek Kondisi Kolam Renang Idaman Terkini, Ini Respon Komisi III DPRD Banjarbaru
-
HEADLINE2 hari yang laluJanji Wali Kota Yamin Tertibkan Bangunan di Atas Sungai
-
HEADLINE2 hari yang laluPengelolaan UNESCO Global Geopark Meratus Diperkuat
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluMereka Menanti Skatepark di Kota Seribu Sungai
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Percepat Pembangunan Infrastruktur di Desa Kalumpang
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDPRD Banjar Gelar Rapat Paripurna Beragenda Penyampaian Laporan Kinerja DPRD 2025





