KRIMINALITAS KAPUAS
Panik saat Diperiksa di Posko Covid-19, Polisi Akhirnya Temukan Sabu di Mobil Tersangka
KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Tersangka M alias A (40), warga jalan Veteran RT 22 Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kotamadya Banjarmasin, tertangkap tangan membawa sabu, Rabu (29/4/2020) pukul 19.40 WIB. Ia tertangkap di depan Posko Satgas Covid-19 jalan Trans Kalimantan Km 14 Desa Anjir Serapat Timur, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, tepatnya di depan Mapolsek Kapuas Timur.
Saat itu, petugas sedang melakukan pemeriksaan di Posko Covid-19, di perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk mengantisipasi peredaran virus. Lalu tiba giliran tersangka yang nampak gelisah saat ditanya Petugas Polsek Kapuas Timur arah tujuan perjalanannya.
Polisi pun sempat melihat M melemparkan sesuatu ke belakang jok mobil Avanza warna putih DA 1316 AW yang ditumpanginya. Setelah diperiksa ternyata bungkusan rokok yang kosong. Ketika itulah anggota melakukan pengeledahan, karena gerak gerik tubuh M menunjukan sesuatu yang mencurigakan.
Setelah melakukan penggeladahan, di samping jok terdapat bungkusan kertas rokok dalamnya terdapat bungkusan serbuk putih diduga sabu. Maka M langsung diamankan di markas Polsek Kapuas Timur untuk proses lebih lanjut.
Kemudian barang bukti lainnya yang diamankan dari M, empat bungkus besar serbuk putih diduga sabu, mancis 3 biji, timbangan elektrik dalam keadaan rusak, alat hisap sabu, pipet kaca, Hp sebanyak 3 buah, sedotan sendok sabu, ATM atas nama terlapor, uang tunai sebesar tujuh ratus ribu rupiah, dan mobil Avansa berikut STNK dan kunci mobil.
Kapolres Kapuas AKBP Esa Estu Utama SIK, melalui Kapolsek Kapuas Timur, Iptu Siti Rabiatul Adawiah, SH, yang ikut melakukan pengamanan tersangka malam itu membenarkan adanya tertangkap tangan diduga pelaku membawa, pemakai atau juga pengedar.
“Untuk sementara terus kita kembangkan, serbuk kristal bening yang kita curigai adalah jenis sabu. Kita sudah menahan terlapor, mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan batang bukti,” beber Iptu Siti Rabiatul Adawiah.
Ditanya apakah ada keterkaitan pelaku lainnya, seperti keterlibatan driver dan lainnya, Siti Rabiatul Adawiah menegaskan masih dalam tahap penyelidikan. (kanalkalimantan.com/ags)
Editor : Chell
-
Budaya1 hari yang laluASKS XXIII 2026 di HSU Membangkit Sastra Banua di Negara Dipa
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluInovasi SI IDAMAN BERKAH Go International, Perawat RSD Idaman Tampil di Konferensi Keperawatan Internasional
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPemkab Kapuas Bantu Warga Pulau Kupang Penuhi Kebutuhan Air Bersih
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluIkuti Verifikasi Lapangan KemenPPPA, Bupati Kapuas Tegaskan Komitmen Pembangunan Responsif Gender
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluBupati Kapuas Resmikan Masjid Al Qayyum di Desa Rantau Jaya




