Kota Banjarbaru
Panen Padi Bersama di Handil Kiyai, Wali Kota Janji Perbaikan Jalan Usaha Tani Bangkal-Palam
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Perbaikan dan peningkatan akses jalan usaha tani yang menghubungkan dua wilayah pertanian di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan ditangani Pemerintah Kota Banjarbaru.
Akses jalan usaha tani yang berada di Handil Kiyai Kelurahan Bangkal tembus ke wilayah pertanian di Kelurahan Palam.
Dalam sesi dialog tanya jawab bersama para petani di Handil Kiyai Bangkal, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menanggapi keluhan para petani terkait kesulitan akses jalan usaha tani yang menghubungkan dua wilayah bertetangga tersebut.
Baca juga: Warga Minta Perbaikan Jalan Usaha Tani di Wilayah Bangkal dan Palam

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin. Foto: wanda
“Insyaallah nanti kita anggaran di perubahan, akan kita perbaiki dan tingkatan, ke arah pengerasan,” ujar Wali Kota Banjarbaru.
Saat berdialog, Aditya mengaku banyak mendapat aspirasi terkait permintaan para petani dalam hal perbaikan jalan, seperti meminta jalan tersebut diaspal dan pengerasan.
“Namun kita sepakat pilih pengerasan agar tidak ada alih fungsi lahan di sini, jadi tidak ada lahan pertanian yang diubah menjadi perumahan dan lain-lain,” jelas dia.
Baca juga: Jagokan Mukhyar di Pilwali Banjarmasin, Sokongan Poros Koalisi PKS-PKB
Di sisi lain Aditya menjelaskan bahwa saat ini Kota Banjarbaru memiliki lahan pertanian berkelanjutan seluas 1.500 hektare.
Ada 18 kelompok tani (Poktan) di Kelurahan Bangkal dan 8 Poktan di Kelurahan Palam yang melakukan panen padi bersama.
Padi yang dihasilkan pada masa panen akhir Juli mencapai 4 ton per hektare dengan varietas padi lokal jenis siam kuning, dengan jumlah produktifitas diperkirakan mencapai 3.924 ton gabah.
Baca juga: Pengedar Narkoba Jaringan Kalbar Ditangkap di Banjarmasin, 6 Kg Sabu Disita
Panen padi di Handil Kiyai Kelurahan Bangkal menghasilkan padi unggul dengan luasan sekitar 7 hektare, sedangkan di Kelurahan Palam dengan luasan 2 hektare.
“Kita berharap lahan pertanian ini selalu berkelanjutan, selalu lestari, sehingga ujungnya suplai makanan di Kota Banjarbaru mendapat suplai dari daerah sendiri,” hatap Aditya.
Lebih jauh, pemerintah saat ini menuangkan Peraturan Daerah berkaitan dengan lahan pertanian berkelanjutan di Kota Banjarbaru ini.
Baca juga: Ini Jawaban Pj Bupati HSU Terkait Raperda APBD Perubahan 2024
Melakui Perda itu sudah dipetakan bagaimana lahan pertanian berkelanjutan ini agar bisa beralih tangan namun tidak beralih fungsi.(Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE5 jam yang laluKapal Virgo Transport 8 Dibangun 1987, Baru Operasi 8 Juli Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
-
HEADLINE9 jam yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 240 Orang
-
Olahraga1 hari yang lalu1.200 Pelari Jajal Rute 5,3 Km Heritage Run 2026 di Banjarbaru
-
HEADLINE3 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


