Connect with us

kampus

Menolak Lupa Kasus HAM Aksi September Hitam BEM STIHSA Banjarmasin ‎

Diterbitkan

pada

Aksi September Hitam BEM STIHSA Banjarmasin itu diikuti sekitar 50 orang, Kamis (25/9/2025) malam. Foto: dok.BEM STIHSA Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Puluhan mahasiswa menuntut penindakan atas kasus pelanggaran HAM dalam Aksi September Hitam.‎

‎Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam (STIHSA) Banjarmasin diikuti sekitar 50 orang, Kamis (25/9/2025) malam.

Wakil Presiden Mahasiswa, Rizki menilai September Hitam merupakan bentuk perlawanan nyata atas banyaknya pelanggaran HAM yang kian merajalela di negeri ini.

‎‎Melalui aksi ini, akan ada percikan-percikan api yang dibangun dan lebih besar lagi nantinya karena ingatan September Hitam terus ada yang menyisakan luka bagi bangsa.

Baca juga: 26 September Hari Statistik Nasional

“September Hitam ini adalah luka dan duka bagi bangsa ini maka dari itu kita harus sama-sama perlu sadar bahwasanya ini adalah ‎bentuk perlawanan dari kita semua,” ujar Rizki.

Perlu ada kesadaran yang dituangkan dalam bentuk perlawanan melalui Aksi September Hitam.

‎‎“Tujuannya membangun kesadaran kolektif kita sebagai mahasiswa sebagai rakyat, sekaligus mengadvokasi masyarakat bahwasanya kasus pelanggaran HAM belum tuntas,“ ungkap Rizki.

Mahasiswa berharap pemerintah mau berbenah menjadi penopang aspirasi masyarakat dan mengusut tuntas pelanggaran HAM hari ini, kemarin, atau yang akan datang.

Baca juga: Lapsus DPRD Banjarmasin – Hampir Setengah Milenium Usia Banjarmasin, Sederet Harapan untuk Pemko Banjarmasin

Mahasiswa menyatakan sikap lewat 4 tuntutan antara lain:

  1. Mengecam keras pemerintah dan aparat negara yang sampai saat ini gagal menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM berat.
  2. Menuntut pengusutan tuntas para pelaku pelanggaran HAM, tanpa pandang bulu, dan dihukum seberat-beratnya.
  3. Mendesak negara memberikan keadilan dan pemulihan hak bagi keluarga korban yang selama ini terabaikan.
  4. Mengajak seluruh elemen rakyat dan mahasiswa untuk terus mengawal agenda penegakan HAM, melawan lupa, dan menolak bungkam terhadap segala bentuk ketidakadilan. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

Reporter: fahmi
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca