kampus
Mengenal Lebih Jauh Mengenai Penginderaan Jauh
Oleh: Cheryl Rinjani Eileen Manurung, Mahasiswa Prodi Geografi, ULM
KANALKALIMANTAN.COM – Penginderaan jauh merupakan ilmu dan teknologi untuk mendapatkan suatu informasi tentang objek, daerah atau fenomena di permukaan bumi tanpa kontak fisik secara langsung. Dalam mengukur atau memperoleh informasi menggunakan alat atau tools yang setiapnya memiliki luas jangkauan yang berbeda-beda.
Penginderaan jauh adalah suatu teknik untuk memperoleh informasi tentang suatu objek atau fenomena di permukaan bumi tanpa kontak langsung dengan objek tersebut, melainkan melalui sensor yang menangkap radiasi elektromagnetik. Penginderaan jauh disebut sebagai remote sensing dalam bahasa Inggris.
Proses penginderaan jauh melibatkan pemantauan dan pengumpulan data tentang objek di permukaan bumi dari jarak jauh, tanpa adanya kontak langsung, melalui sensor yang menangkap energi elektromagnetik yang dipantulkan atau dipancarkan oleh objek tersebut.
Baca juga: Perkuat Kesiapsiagaan Personel Tagana Hadapi Kedaruratan
Manfaat Penginderaan Jauh

Penginderaan jauh memiliki banyak manfaat di berbagai bidang, antara lain:
- Bidang Pertanian
Manfaat penginderaan jauh di bidang pertanian adalah:
Menentukan jenis tanaman yang cocok berdasarkan kondisi lahan.
Memantau pertumbuhan tanaman dan mendeteksi hama atau penyakit.
Mengestimasi hasil panen dengan analisis citra penginderaan jauh.
- Bidang Kehutanan
Manfaat penginderaan jauh di bidang kehutanan adalah:
Mengidentifikasi luas hutan dan perubahan vegetasi.
Mendeteksi deforestasi dan kebakaran hutan.
Memantau konservasi hutan lindung dan taman nasional.
Baca juga: Final Inovasi Daerah Kalsel Innovation Award 2025, Ini Kata Sekda Kalsel
- Bidang Hidrologi
Manfaat penginderaan jauh di bidang hidrologi adalah:
Mengamati pola arus laut dan sedimentasi di pesisir.
Memonitor pencemaran air dan ekosistem perairan.
Untuk mendeteksi perubahan debit sungai dan risiko banjir.
- Bidang Kebencanaan
Manfaat penginderaan jauh di bidang kebencanaan adalah:
Mendeteksi daerah rawan bencana seperti longsor dan gempa bumi.
Memantau dampak bencana dan mempercepat proses mitigasi.
- Bidang Meteorologi
Manfaat penginderaan jauh di bidang meteorologi adalah:
Memantau kondisi cuaca dan iklim secara global.
Menganalisis pola angin, hujan, dan badai.
Komponen penginderaan jauh :
- Sumber tenaga
- Atmosfer
- Objek
- Sensor
- Data penginderaan jauh
- Pengguna
Baca juga: Basarnas Banjarmasin – Dinsos Kalsel Pelatihan Pencarian dan Pertolongan di Reruntuhan Bangunan
Proses penginderaan jauh
- Sumber energi. Sumber energi elektromagnetik pada target yang dituju.
- Atmosfer dan radiasi. Perjalanan dari sumber energi ke target di permukaan bumi berinteraksi dan kontak dengan atmosfer. Interaksi ini terjadi untuk kedua kalinya saat perjalanan energi dari target ke sumber energi
- Interaksi dengan target. Energi yang melalui atmosfer kemudian berinterkasi dan kontak dengan target yang dituju.
- Sensor merekam energi. Energi yang tersebar atau dipantulkan dari target, direkam dan dikumpulkan oleh sensor yang terdapat dalam satelit.
- Transmisi, penerimaan dan proses. Energi yang direkam oleh sensor diteruskan ke stasiun penerima dan diolah menjadi sebuah gambar dalam bentuk digital atau hardcopy.
- Interpretasi dan Analisis. Gambar diinterpretasi dan dianalisis secara visual atau digital untuk mengekstrak informasi pada target yang dikaji
- Aplikasi. Bagian terakhir dari proses penginderaan jauh yaitu memperoleh informasi baru atau dalam rangka membantu memecahkan suatu masalah.
Baca juga: Kalsel Innovation Award 2025, Brida Kalsel Dorong Iklim Inovasi Berkelanjutan
Remote sensing data

Raster
Data Pasif
Menggunakan sumber energi alami
- Data optik
- Data pankromatik
- Data termal
- Data stereoskopis
Data aktif
Menggunakan sumber energi buatan
- Data radar
- Data lidar
- Data polsar
- Data altimeter
Jenis berdasarkan sensor
Baca juga: Gedung Baru Depo Arsip Pemprov Kalsel Segera Difungsikan
Data optik, menggunakan spektrum cahaya tampak, inframerah atau ultraviolet.
Data radar, menggunakan gelombang mikro, radar dapat digunakan dalam segala cuaca dan dapat menembus awan.
Data lidar, menggunakan sinar laser agar memperoleh data ketinggian permukaan.
Raster Pasif
Citra yang menggunakan sumber energi alami.
- Data optik
- Data thermal
- Data pankromatik
- Dana stereoskopis
Raster Aktif
Citra yang menggunakan sumber energinya sendiri.
- Data radar
- Data lidar
- Data polsar
- Data altimeter
Baca juga: Buka Akses Jalan Baru, Kades Pulau Kaladan Sampaikan Apresiasi
Kekurangan dan kelebihan remote sensing
Kekurangan :
- Sangat tergantung pada kondisi cuaca.
- Memerlukan keahlian khusus untuk mengelola data.
- Resolusinya terbatas.
Kelebihan :
- Cakupan area yang ditangkap luas.
- Efisien waktu dan dana.
- Mampu mendeteksi daerah yang sulit dijangkau.
- Menghasilkan data multispektral dan multitemporal. (Kanalkalimantan.com/kk)
Editor: kk
-
HEADLINE2 hari yang laluIni Prakiraan Kondisi Cuaca Kalsel dalam Sepekan ke Depan
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluCek Kondisi Kolam Renang Idaman Terkini, Ini Respon Komisi III DPRD Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluPAD Kalsel 2025 Capai Rp10,94 Triliun
-
Ekonomi2 hari yang laluKetua OJK: Pengaduan Scam Tak Boleh Berbelit
-
NASIONAL2 hari yang laluOJK Kembalikan Dana Korban Scam Rp161 Miliar
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang lalu12 Jawaban Bupati HSU di DPRD Terkait Raperda Perubahan Pajak dan Retribusi Daerah



