Ekonomi
Mendulang Rupiah dari Bank Sampah
AMUNTAI, Bank sampah merupakan inovasi yang didirikan atas dasar kepedulian dan kesadaran untuk membantu mengatasi masalah sampah yang menjadi sumber pencemaran lingkungan. Salah satu Bank Sampah di HSU adalah ‘Bank Sampah Buncu Elha’ yang berlokasi di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup di Jl Empu Mandastana.
Menurut Direktur Bank Sampah Buncu Elha, Zakaria saat ditemui kanalkalimantan.com, keberdaan bank sampah ini sangat membantu pemerintah dan warga dalam mengelola persampahan. Sebab masyarakat yang berpartisipasi akan mendapatkan tambahan uang.
“Masyarakat bisa langsung datang membawa sampah ke bank sampah Buncu Elha. Sampah-sampah tersebut kemudian akan dilakukan pemilahan, penimbangan, dan pencatatan atau pembukuan”, jelas Zakaria.
Dia mengungkapkan, sampah-sampah dari masyarakat yg sudah ditimbang akan dinilai dengan uang, kemudian dicatat dalam buku tabungan sehingga kapanpun dapat di ambil. “Uang bisa langsung diambil atau disimpan sebagai tabungan”, ujar Zakaria.
Awal terbentuknya bank sampah ini pun berasal dari dana Anggota 14 orang yang berasal dari hasil penjualan sampah, dari dana yang terkumpul 500ribu rupiah kemudian dibelikan timbangan, sehingga sampai sekarang proses bank sampah ini dapat berjalan lancar.
Hingga saat ini sudah sekitar 50 nasabah yang bergabung dalam bank sampah ini, terdiri dari sekolah, instansi pemerintah, dan masyarakat umum. Peserta bahkan ada yang berasal dari luar daerah HSU.” Pungkasnya.
Menurut koordinator seksi daur ulang Bank Sampah Buncu Elha, A. Huzaili Yamani, sampah-sampah tersebut dipilah berdasarkan jenisnya, agar mempermudah proses pengumpulan dan proses lanjutan seperti daur ulang. Mulai kertas, kardus, HVS, plastik, botol, logam, dan lain-lain.
Menurut salah seorang peserta yang sangat aktif pada Bank Sampah Buncu Elha, Ikud, mengaku berpartisipasi dalam bank sampah ini untuk membantu pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah.
“Membantu pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah, sekaligus bisa menambah penghasilan dari sampah”, terangnya.
Sementara itu, pengawas dan pengarah Bank Sampah Buncu Elha, Hermani Johan, mengatakan bahwa adanya bank sampah ini dapat memotivasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
Hermani juga mengatakan”Adanya bank sampah dapat mendidik masyarakat sejak dini untuk memilah sampah berdasarkan jenisnya, sehingga tidak semua jenis sampah dikirim ke TPA, supaya dapat mengurangi operasional di TPA. Selain itu, sampah diharapkan dapat memberikan manfaat”.***
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
HEADLINE1 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas20 jam yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
NASIONAL1 hari yang laluMenkomdigi di HPN: Pers Tak Boleh Kalahkan Kepercayaan Publik Demi Kecepatan dan Algoritma
-
Kabupaten Banjar22 jam yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara22 jam yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah


